LANGKAT,Teropong Barat.com – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Besitang, Kabupaten Langkat, menggelar acara perpisahan bagi siswa kelas IX yang telah menyelesaikan masa pendidikan selama tiga tahun. Acara yang berlangsung di halaman sekolah pada Sabtu (23/05/2026) ini berjalan dengan penuh kekhidmatan dan suasana haru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MTN 2 Besitang, Zulkarnain, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perhelatan ini sejatinya telah direncanakan sejak lama. Namun, berbagai kendala sempat menghambat pelaksanaannya.
“Kegiatan perpisahan ini sudah direncanakan enam hingga tujuh bulan lalu. Mengingat pada November 2025 sekolah kita sempat terdampak musibah banjir bandang, maka baru hari ini acara ini dapat terlaksana demi memenuhi harapan para siswa,” ujar Zulkarnain.
Lebih lanjut, Zulkarnain mengenang perjalanan tiga tahun para siswa di madrasah. Ia menekankan bahwa peran guru bukan sekadar memberikan ilmu pengetahuan formal, melainkan juga membentuk karakter siswa.
“Tiga tahun lalu, Bapak dan Ibu orang tua siswa mengantarkan putra-putrinya ke madrasah ini. Selama masa itu, para guru telah mencurahkan ilmu pengetahuan, pendidikan agama, adab, sopan santun, serta keteladanan. Kami berharap, siswa kita nantinya menjadi pribadi yang bertaqwa kepada Allah SWT,” paparnya.
Zulkarnain juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti menuntut ilmu. Ia mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih masa depan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua atas sinergi yang terjalin selama ini.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan orang tua siswa, Ustadz Endang Ramdani, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dewan guru.
“Terima kasih atas dedikasi Bapak dan Ibu guru yang telah mendidik anak-anak kami sejak kelas tujuh hingga kelas sembilan. Kami berharap ilmu yang diberikan menjadi bekal yang bermanfaat dan menjadi teladan bagi mereka di masa depan,” ungkapnya.
Suasana semakin syahdu saat Ketua Komite Sekolah, Hajami, memberikan pesan penutup kepada para siswa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi dengan pendidik.
“Kelak, jika kalian sudah menjadi orang besar, jangan pernah bersikap sombong atau cuek kepada guru kalian. Ingatlah, tidak ada istilah ‘mantan guru’. Mereka tetaplah sosok yang berjasa dalam hidup kalian,” pungkas Hajami.
Pewarta: Lufti

















































