Pemkab Langkat Susun Masterplan Pariwisata 2026-2045

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:23 WIB

4066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Langkat Desa Wisata

Dokumentasi Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Langkat Desa Wisata

 

STABAT,Teropong Barat.com| Pemerintah Kabupaten Langkat mulai menyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) 2026–2045 sebagai pedoman pembangunan pariwisata jangka panjang yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyusunan tersebut ditandai dengan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) awal oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Langkat, Amril, S.Sos., M.AP., mewakili Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Senin (19/10/2026).

 

Amril mengatakan, Langkat memiliki potensi wisata yang besar, mulai dari kekayaan alam, keanekaragaman hayati, hingga budaya lokal. Destinasi unggulan seperti Bukit Lawang dan Tangkahan menjadi modal penting yang perlu dikembangkan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

 

Menurutnya, RIPPARDA baru disusun karena dokumen perencanaan sebelumnya telah berakhir masa berlakunya. Kajian ini diharapkan mampu memetakan potensi wisata di seluruh kecamatan dan desa sekaligus merumuskan kebijakan serta program prioritas yang realistis dan dapat dilaksanakan.

 

“RIPPARDA ini kita susun kembali untuk periode 2026 sampai 2045. Kita harus melihat perjalanan pembangunan pariwisata selama ini, termasuk berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi, sekaligus menggali potensi serta keunggulan yang dimiliki masing-masing desa,” ujar Amril.

 

Ia menegaskan, pembangunan pariwisata Langkat harus berlandaskan enam prinsip utama, yakni keberlanjutan lingkungan, pelibatan masyarakat, keterpaduan destinasi, peningkatan infrastruktur dan tata kelola, optimalisasi promosi digital, serta penyusunan program yang terukur dan dapat direalisasikan.

 

Masyarakat, kata dia, harus menjadi pelaku utama melalui pengembangan desa wisata, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pemandu wisata, homestay, kuliner lokal, kerajinan, dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Selain itu, berbagai potensi wisata alam, budaya, sejarah, religi, bahari, dan kuliner perlu diintegrasikan untuk menciptakan paket wisata yang lebih beragam, memperpanjang lama kunjungan wisatawan, serta meningkatkan belanja wisatawan di Langkat.

 

Amril juga menekankan pentingnya peningkatan akses jalan, transportasi, sanitasi, fasilitas keselamatan, pengelolaan sampah, dan konektivitas digital. Seluruh upaya tersebut harus didukung koordinasi lintas sektor serta promosi melalui media sosial dan platform digital agar potensi wisata Langkat semakin dikenal secara nasional maupun internasional.

 

“Perencanaan yang kita susun harus benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan di lapangan,” tegasnya, seraya meminta perangkat daerah, camat, dan kepala desa aktif memberikan masukan berdasarkan potensi serta kondisi wilayah masing-masing dan menghindari ego sektoral.

 

FGD tersebut menghadirkan ahli perencanaan wilayah dan kota dari Pusat Unggulan IPTEK Pariwisata Berkelanjutan Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Anthony Veery Madianta, S.T., M.T., IAP, serta tenaga ahli pembanding Adhanil Bushara, S.T., dan Nur Haitami. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Langkat, Hj. Nur Elly Heriani Rambe, M.M., beserta para camat dan kepala desa yang memiliki potensi wisata.

 

Melalui FGD ini, Pemkab Langkat berharap memperoleh masukan dan rekomendasi untuk menyempurnakan RIPPARDA 2026–2045 agar menjadi acuan pembangunan pariwisata yang terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

 

 

Pewarta:Lufti

 

Berita Terkait

Polres Batu Bara Salurkan 105 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Gambus Laut
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah
Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Polres Batu Bara Salurkan 105 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Gambus Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:11 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:39 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako

Berita Terbaru