Petronas Cuci Tangan, Ketua Klebun Pantura Sampang : Tidak Akan Ragu, Berdiri Bersama Rakyat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:30 WIB

40343 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Permasalahan antara masyarakat nelayan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Sampang, Madura dan Perusahaan migas asal Malaysia, Petronas Carigali, tidak mendapatkan titik temu, dimana malah menambah geram para masyarakat nelayan setempat.

‎Pasalnya,hingga saat ini, perusahaan migas belum ada itikad baik untuk mengganti rugi atas kerusakan rumpon milik para nelayan di perairan Pantai Utara (Pantura) Madura yang terdampak eksplorasi 3D Seismik Migas, yang hampir setahun tidak ada kejelasan, dengan berbagai dalih dari pihak Petronas, sampai melibatkan Bupati Sampang.

‎Dilansir dari beberapa media massa (tNews.co.id) Petronas mengaku telah menyelesaikan kewajiban pembayaran melalui pihak ketiga, yakni PT Elnusa. Bahkan, dalam pernyataan terakhir, Manager Petronas,Erik Yoga, yang justru mengarahkan nelayan dan aktivis agar menyampaikan keluhan mereka kepada Bupati Sampang. Sikap ini memicu kemarahan berbagai pihak yang menilai Petronas cuci tangan atas kerugian yang ditanggung rakyat pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dengan kejadian ini, mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Klebun Pantura Sampang, Moch Wijdan yang akrab di kenal dengan sebutan Bun Wid ini, mengaku, dirinya hampir setiap hari, mendapatkan keluhan dari para tokoh nelayan yang ada di 3 (tiga) kecamatan di wilayah Kabupaten Sampang, serta dari Kecamatan lain di luar wilayah kabupaten Sampang , seperti Kecamatan Batumarmar dan Pasian, Pamekasan.

‎Menanggapi hal ini, Bun Wid dengan tegas meminta, Petronas segera membayar ganti rugi rumpon nelayan dan berpesan, agar tidak mempermainkan masyarakat kecil. Sebab, dirinya sering didatangi tokoh-tokoh nelayan yang mengeluh karena sudah hampir satu tahun rumpon mereka rusak dan tak kunjung diganti. Rabu (30/07/2025).

‎Terkait adanya keterlibatan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Bun Wid menanggapinya dengan bijaksana, bahwa tidak yakin adanya keterlibatan bupati sampang, dimana dirinya menilai Bupati akan pasti membela rakyatnya. Akan tetapi, tidak masuk akal jika sekelas Petronas sebagai perusahaan besar tidak mampu membayar itu. Dirinya menyoroti Kemungkinan adanya dugaan kuat permainan oknum di balik lambannya ganti rugi rumpon nelayan tersebut.

‎Jika dugaan itu benar, Kades muda ini serta selaku Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI), tidak akan tinggal diam. Ia akan menelusuri ke mana sebenarnya aliran dana ganti rugi tersebut bermuara, dan siapa saja yang harus bertanggung jawab.

‎“Saya berjanji akan menyelidiki ke mana larinya dana ganti rugi itu. Jika memang terbukti digelapkan, maka Petronas wajib membayar kembali. Dan bila mereka tetap menolak, saya tidak akan ragu untuk berdiri bersama rakyat dan mendukung pengusiran Petronas dari Pulau Madura,” pungkasnya dengan nada lantang.

Berita Terkait

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Babinsa Komsos dengan Pemuda Desa, Sosialisasikan Bahaya Judi Online
Syah Afandin Apresiasi HIMALA dalam Membentuk Karakter Pelajar Lewat Pekan Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:28 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:40 WIB

Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng

Senin, 1 Juni 2026 - 00:36 WIB

Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:21 WIB

Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:09 WIB

Modus Penipuan Dana Shopee Terjadi Kembali di Kabupaten Sampang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:33 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Senin, 18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Rugikan Negara Rp 3 Miliar, Kasus PDAM Tirta Eremerasa Bantaeng Naik Status ke Tahap Penyelidikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:06 WIB

Polsek Dolok Batu Nanggar Gulung Residivis Narkoba, Tersangka Nekat Kabur Lompat Tembok Sebelum Dibekuk Petugas di Ladang Ubi

Berita Terbaru