Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Babat Mafia Sembako: “Harus Dimusnahkan!”

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 19:48 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongbarat.co. Harga sembako di Indonesia kembali jadi sorotan. Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, pakar hukum pidana internasional sekaligus ekonom, menilai permainan kotor para mafia pangan telah membuat rakyat menjerit. Ia mendesak Presiden RI Jenderal (Purn.) H. Prabowo Subianto untuk memerintahkan menterinya membongkar, menangkap, dan memenjarakan para mafia sembako tanpa kompromi.

> “Mafia ekonomi ini penyakit lama yang terus kambuh. Obatnya harus operasi pamungkas: babat habis, dimusnahkan!” tegas Prof. Sutan di hadapan para pemimpin redaksi media cetak dan online, dalam dan luar negeri, (13/09/2025).

Harga Sembako Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbandingan harga semakin membuat publik heran:

Minyak goreng di Malaysia hanya Rp 9.000/kg, sementara di Indonesia menembus Rp 17.500/kg.

Gula pasir di Malaysia Rp 10.500/kg, tetapi di Indonesia Rp 18.000/kg bahkan bisa lebih tinggi di pasar lokal.

“Indonesia ini negeri kaya raya, tapi harga sembako kita dua kali lipat lebih mahal dari negara tetangga. Apakah ini tanda kita belum merdeka dalam swasembada pangan?” ujar Sutan.

Pabrik Bangkrut, Mafia Panen Untung

Prof. Sutan juga menyoroti bangkrutnya sejumlah pabrik gula dan lemahnya industri minyak goreng. Menurutnya, kondisi ini bukan semata karena inefisiensi, tetapi akibat campur tangan mafia yang menimbun, mengatur pasokan, dan bermain mata dengan oknum elit serta aparat hukum.

> “Puluhan ribu hektar hutan beralih jadi kebun sawit, tapi harga minyak goreng tetap selangit. Itu bukti kuat mafia sawit masih berkuasa. Sudah 15 tahun harga minyak goreng tidak pernah benar-benar turun,” ungkapnya.

Desakan ke Presiden Prabowo

Sutan menegaskan, hanya pengawasan langsung Presiden yang bisa menghentikan permainan mafia pangan. Ia meminta agar pabrik gula dan pabrik minyak goreng masuk dalam kendali langsung Kepala Negara.

> “Rakyat butuh harga sembako yang wajar. Jangan ada lagi tikus-tikus yang menghisap darah rakyat lewat permainan harga,” tutupnya dengan nada keras.///

@ntoni tinendung

Berita Terkait

Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol
Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan
BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU
AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal
Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru