Proyek Rambat Beton di Pedesi Kecamatan Bambel Disorot, Diduga Tanpa Pondasi dan Abaikan Keselamatan Kerja

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:50 WIB

40262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Proyek pembangunan jalan rambat beton di Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, menuai sorotan tajam warga. Proyek dengan nilai ratusan juta rupiah itu dinilai luput dari pengawasan dan dikerjakan tanpa memenuhi standar konstruksi maupun keselamatan kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, proyek tersebut merupakan lanjutan dari sisa pembangunan jalan yang sudah terbengkalai lebih dari 10 tahun. Warga yang ditemui mengaku awalnya menyambut baik pembangunan tersebut, namun kemudian mempertanyakan mekanisme pelaksanaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menyebutkan pelaksanaan proyek diduga dikelola oleh oknum pejabat kecamatan setempat. Dugaan itu menguat karena pelaksana di lapangan disebut masih memiliki hubungan kekerabatan dengan oknum tersebut. Warga juga mempertanyakan alasan seorang pejabat yang masih aktif sebagai camat kembali mengelola proyek fisik. Proyek ini disebut-sebut bersumber dari dana aspirasi atau program pokir yang difasilitasi melalui hubungan keluarga dengan anggota legislatif di tingkat pusat.

Sorotan paling keras tertuju pada aspek teknis pekerjaan. Berdasarkan pantauan, rambat beton tersebut dikerjakan tanpa terlihat adanya galian pondasi yang memadai. Kondisi ini menimbulkan keraguan terhadap daya tahan konstruksi. Warga khawatir kualitas bangunan tidak akan bertahan lama, terlebih sebagian rambat beton di bagian hulu yang dibangun sebelumnya sudah mulai mengelupas dan memperlihatkan batu kasar di permukaannya. Nilai proyek ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 600 juta.

Aspek keselamatan kerja juga diabaikan. Pada Sabtu, 9 Oktober 2026, saat lokasi pekerjaan ditinjau, tidak terlihat pekerja yang menggunakan alat pelindung diri sesuai standar. Pekerja tampak tanpa helm proyek, tanpa sepatu pengaman, dan tanpa rompi keselamatan, padahal pekerjaan konstruksi jalan memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi.

Upaya konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek hingga kini belum membuahkan hasil. Pihak terkait sulit dihubungi untuk memberikan penjelasan mengenai dokumen perencanaan, pengawasan teknis, serta penerapan standar keselamatan kerja.

Warga berharap Aparat Penegak Hukum dan instansi pengawas terkait turun untuk mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi dan anggaran yang telah dialokasikan, serta tidak mengulang kegagalan proyek sebelumnya yang baru beberapa tahun sudah mengalami kerusakan. (*)

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
Anggaran Negara Terancam Jadi Bancakan, Pengerukan Jembatan Kuning I Dinilai Hanya Formalitas Karena Fokus Pada Penjualan Material Bukan Normalisasi Sungai
Keperawatan Lapas Kutacane Ungkap Kondisi Terakhir Ishak Alias Ical, Tensi Tak Terdeteksi dan Kesadaran Menurun
Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans
Relawan Prabowo Tak Sanggup Lagi Menjawab Keluhan Rakyat, Jembatan Kuning I Disorot dan Pemerintah Pusat Dituntut Bertindak
Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 19:19 WIB

Polres Batu Bara Laksanakan Pengamanan Perayaan Ekaristi Hari Pangan Sedunia Keuskupan Agung Medan 2026, Diikuti 4.000 Umat

Minggu, 8 November 2026 - 17:55 WIB

Hadiri HUT Ke-42 Vihara Tri Ratna Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Salim Sampaikan Sejumlah Hal Program Prioritas Pembangunan di Kota Tanjungbalai

Minggu, 8 November 2026 - 17:21 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pisah Sambut Dandim 0208/Asahan

Minggu, 8 November 2026 - 13:45 WIB

Polres Batu Bara Gelar Program Minggu Kasih DI Sejumlah Gereja, Perkuat Sinergitas Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Jemaat

Minggu, 8 November 2026 - 13:34 WIB

Polres Batu Bara Hadiri Tabligh Akbar, Zikir Dan Sholat Tasbih Berjemaah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Tentang Perlindungan Keluarga Dan Generasi Muda

Minggu, 8 November 2026 - 13:32 WIB

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kapolda NTB Patroli Siaga Reserse Bersama Laskar Sasak di Udayana

Minggu, 8 November 2026 - 13:23 WIB

Polres Batu Bara dan Polsek Jajaran Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi 3C, Geng Motor dan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 8 November 2026 - 11:45 WIB

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kapolda NTB Patroli Siaga Reserse Bersama Laskar Sasak di Udayana

Berita Terbaru