Rakyat Papua Menilai: Nikolaus Kondomo Gagal Total Membangun Papua Pegunungan Dan Diminta Segera Mundur Dari PJ Gubernur

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 5 November 2023 - 06:57 WIB

40378 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA PEGUNUNGAN, Kinerja Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo semenjak dilantik pada tanggal 1 Nopember 2022 sampai dengan masa perpanjangan yang ke tiga kalinya pada bulan Nopember 2023 mendatang TIDAK SIGNIFIKAN, Ungkap Fonto yelipele kepada wartawan (1/11/23).

“Masyarakat Papua terlihat secara kasat mata pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai Penjabat Gubernur sebagaimana mestinya seperti yang tampak pada DOB di Wilayah Papua lainnya (Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya),” Ujarnya.

Ia juga mengatakan,Kinerja Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan PALING RENDAH dan PALING BURUK diantara DOB lain di wilayah Papua tersebut.tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Fonto yelipele,Pemenuhan kuota sebanyak 1050 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan eselon II, III, dan IV, jabatan pelaksana, jabatan fungsional khusus dan umum sampai hari ini realisasinya baru dibawah angka 40% dan itu pun proses mutasinya masih terkatung-katung. Imbuhnya.,

“Banyak jabatan yang dirangkap tidak sesuai dengan aturan. pemerintah setempat.tegasnya.Ia juga mengatakan,Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan sama sekali tidak melakukan langkah-langkah terobosan untuk mewujudkan lompatan pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat asli papua pegunungan,” Tegasnya.

Kepemimpinan di wilayah Papua pegunungan untuk di awal sebagai peletakan pondasi dasar tidak boleh biasa-biasa saja, namun demikian sampai hari ini belum ada road map (peta jalan) dan aksi nyata yang jelas dilakukan oleh Nikolaus Kondomo.

Road Map dan aksi nyata di wilayah Provinsi Papua Pegunungan sangat penting dan harus jelas, mengingat wilayah ini termasuk dalam zona merah darurat pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan keamanan.

“Salah satu tugas penting Pj Gubernur adalah memastikan adanya lokasi pembangunan perkantoran/sarana prasarana Gubernur Provinsi Papua Pegunungan,” sebutnya.

“Sampai hari ini belum ada studi AMDAL dan Master Plan yang final untuk lokasi pembangunan Kantor Gubernur sehingga Wapres yang mestinya datang melakukan peletakan batu pertama pun kembali dari Jayapura, “bebernya.

Wamena sebagai Kabupaten Induk yang menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan dalam 2 tahun terakhir secara berentetan terjadi kasus kriminal yang luar biasa.

Bahkan angka kematian yang cukup tinggi, anak-anak usia sekolah dengan kaleng aibon bergelantungan dimulut tersebar dihampir semua jalan kota wamena, judi/togel, pemabuk dan lain-lain.

Terhadap semua situasi sosial tersebut tidak ada sentuhan apapun dari Pj Gubernur Kondomo dalam satu tahun kepemimpinannya.

Tahapan pelaksanaan pesta Demokrasi (Pemilu 2024) sudah berjalan dan dari pemilu ke pemilu, wilayah Papua Pegunungan menjadi arena rebutan suara oleh orang luar, terutama untuk kursi DPD RI dan DPR RI, dengan alasan suara noken dan ikat, segelintir elit politik lokal bersama oknum penguasa pusat selalu mempermainkan suara masyarakat sehingga konflik antar masyarakat selalu terjadi dalam setiap momentum pesta demokrasi. Ujarnya,.

Nikolaus Kondomo belum terlihat melakukan komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh stakeholder kepentingan. Contoh buruk didepan mata adalah Rekrutmen anggota MRP yang sampai sekarang tidak jelas rimbanya, diawali dengan Pergub No 4 tahun 2023 yang diterbitkan tanpa melalui uji publik yang maksimal, mekanisme penunjukan timsel yang instan serta proses rekrutmen/seleksi yang tidak jelas.

Masyarakat Papua pegunungan sudah MENDERITA DAN BERDARAH-DARAH, NIKOLAUS KONDOMO SEGERA MUNDUR KARENA ANDA TIDAK MAMPU. NEGARA BERTANGGUNGJAWAB ATAS SEMUA PENDERITAAN MASYARAKAT WILAYAH PAPUA PEGUNUNGAN.

Sumber: Ponto Yelipele, S.Pd, M.Pd
Penulis adalah Koordinator Forum Rekonsiliasi Nai Hawolok dan Peduli Pembangunan Provinsi Papua Pembangunan

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

LBH MADAS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polsek Kenjeran, Desak Polisi Bertindak Tegas dan Transparan
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau
Jalin Keakraban, Bupati Langkat fan Forkopimda Gelar ” Menembak Gembira” di HUT Bhayangkara
Menjemput Risiko di Lorong-Lorong Sempit, Damkar Gayo Lues Analisis Ancaman Kebakaran Permukiman Padat
Menatap Pemilu 2029, Ketua DPRK Amaliun Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri
Sinergi Polri dan Pemerintah Kabupaten Langkat, Ribuan Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis HUT Bhayangkara
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bantaeng Kerjasama BAZNAS Bedah Rumah Untuk Warga Kurang Mampu*
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:45 WIB

Dulu Mengira Rumit, Kini Pensiunan PNS Mantap Urus Sertipikat Tanah Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:45 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:45 WIB

Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:14 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPD Jawa Timur Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Dedikasi Polri Dalam Melayani Negeri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:39 WIB

LSM Luar Daerah Nyaris Bentrok dengan Gabungan LSM dan Media Gresik di Wringinanom

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:18 WIB

Miliki Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:18 WIB

Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

Berita Terbaru