Salat Ied di Lapangan Karaeng Satti, Camat Bissappu Bacakan Sambutan Seragam Bupati Bantaeng

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:29 WIB

4078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Ribuan masyarakat mengikuti salat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Karaeng Satti, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng.

Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Agama dalam sidang isbat di Jakarta pada Kamis, 19 Maret 2026, setelah memantau hilal yang belum terlihat di seluruh wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustadz Fajri Amal,.S.Pdi menjadi khatib sekaligus imam pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Jamaah sholat Id tumpah tuah di atas lapangan yang menjadi kebanggaan warga Kecamatan Bissappu tersebut.

Masyarakat nampak begitu antusias untuk mengikuti sholat Id. Lantunan Takbir dan Tahlil menggema.

Camat Bissappu Sitti Juhaedah,.S.E,.M.M nampak hadir di tengah ribuan jamaah tersebut.

Pada kesempatan itu Camat Bissappu membacakan sambutan seragam Bupati Bantaeng.

Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Tahun ini, kita menyambut Idul Fitri dalam suasana yang berbeda, di tengah situasi global yang penuh tantangan, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang mengingatkan kita akan pentingnya kedamaian, persatuan, dan kepedulian antar sesama.

Kita memahami bahwa situasi dunia saat ini membawa dampak yang tidak kecil. Namun, kita tidak boleh pesimis. Justru di tengah kondisi global yang tidak pasti, Indonesia harus bangkit, mandiri, dan memperkuat potensi daerah sebagai kekuatan utama bangsa.

Di hari yang penuh berkah ini, kami ingin menegaskan satu hal:
Pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak akan berhenti bekerja, tidak akan mundur oleh tantangan, dan akan terus memastikan masyarakat Bantaeng menjadi prioritas utama.

Komitmen inilah yang menjadi landasan kami dalam menghadapi setiap dinamika yang ada. Penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama.

Namun ini bukan alasan untuk melambat. Justru menjadi momentum untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan memastikan setiap program memberikan manfaat nyata.

Dalam proses tersebut, kami menyadari bahwa tidak semua kebijakan dapat sepenuhnya memenuhi harapan seluruh masyarakat.

Untuk itu, dengan penuh ketulusan, kami menyampaikan permohonan maaf. Namun kami pastikan, setiap keputusan yang diambil selalu dilandasi oleh niat dan tanggung jawab untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Bantaeng.

Berdasarkan data BMKG terbaru, kita perlu mengantisipasi musim kemarau tahun ini yang diperkirakan datang lebih awal, lebih panjang dan cenderung lebih kering. Kondisi ini berpotensi berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta ketahanan pangan.

Namun demikian, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini, mulai dari penguatan koordinasi, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga upaya mitigasi di sektor pertanian dan sumber daya air. Kami memastikan bahwa langkah-langkah ini terus berjalan agar dampak yang mungkin timbul dapat ditekan semaksimal mungkin.

Untuk itu, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya secara bijak.

Dengan kesiapan dan kebersamaan, kita optimis mampu menghadapi kondisi ini dengan baik.

Di tengah tantangan tersebut, kita patut bersyukur atas capaian yang diraih Kabupaten Bantaeng:

Sektor kesehatan, melalui pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjamin pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Sektor lingkungan, dengan diraihnya penghargaan Adipura, yang menjadi bukti nyata keberhasilan bersama dalam menjaga kebersihan, pengelolaan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian lingkungan hidup.

Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh masyarakat Bantaeng.

Upaya membangkitkan ekonomi juga menunjukkan hasil positif. Melalui Ramadhan Bangkit kedua, kita berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 2,2 miliar, sebagai bukti bahwa UMKM Bantaeng adalah kekuatan nyata ekonomi daerah.

Kami juga terus mendorong kawasan industri agar kembali berjalan normal, serta membuka peluang investasi seluas-luasnya demi terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Insya Allah, pada tahun ini akan segera dimulai pembangunan industri pengolahan udang yang kami harapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Selain itu, akan hadir juga industri pengolahan teripang, sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Kami mempersiapkan tenaga-tenaga muda Bantaeng untuk mengikuti program magang ke Jepang, bekerja sama dengan Jepang yang akan merekrut tenaga kerja dari daerah kita.

Untuk itu, kami mendorong peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan lembaga pendidikan seperti Akom untuk terus meningkatkan kualitas generasi muda, terutama dalam keterampilan dan kemampuan bahasa, agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang yang ada.

Di momentum Idul Fitri ini, marilah kita bersama-sama menengadahkan tangan, berdoa kepada Allah SWT agar konflik di Timur Tengah segera mereda, serta masyarakat di sana diberikan keselamatan dan kedamaian.
Kita juga berdoa agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana dan perpecahan, serta terus menjadi bangsa yang kuat, damai, dan sejahtera.

Kami menyadari bahwa setiap kebijakan tentu tidak selalu sempurna. Namun yakinlah, seluruh upaya yang kami lakukan dilandasi oleh niat tulus untuk kesejahteraan masyarakat.

Kami memohon doa yang tulus, dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat. Karena kita percaya, Bantaeng tidak dibangun oleh kemudahan, tetapi oleh keteguhan. Tidak oleh kondisi yang sempurna, tetapi oleh semangat yang tidak pernah menyerah.
Mengakhiri sambutan ini, mari kita jadikan Idul Fitri sebagai awal untuk memperkuat persatuan dan membangun Bantaeng yang lebih maju dan sejahtera.
Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah kita. (Rehan)

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB