Satu Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Malapraktik di RSUD Subulussalam Tetap Misteri, Bocah Meninggal Dunia

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Rabu, 26 Maret 2025 - 11:57 WIB

40363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh, teropongbarat.co. Satu bulan telah berlalu sejak kematian tragis bayi A di RSUD Kota Subulussalam, namun kasus dugaan malapraktik yang menyelimuti peristiwa ini masih menggantung tanpa titik terang. Janji penyelesaian kekeluargaan dari pihak rumah sakit dan Asisten I Pemko Subulussalam terbukti hanya janji. Keluarga bayi A merasa diabaikan dan kecewa atas lambannya penanganan kasus ini.

Pada 19 Februari 2025, orang tua dari aanak membawa anaknya ke RSUD Subulussalam karena demam dan muntah. Mereka meminta perawatan inap, namun ditolak oleh dr. Arjuna Selian. Anak hanya diberi obat Paracetamol dan Hufaidon lalu dipulangkan. Lima menit kemudian, kondisi anak memburuk drastis. Meskipun kembali dibawa ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan yang Mencurigakan

Keluarga melihat kejanggalan. Sebelum diberi obat, bayi A masih aktif bermain. Namun, setelah minum obat, kondisinya memburuk hingga meninggal. Kejadian ini menimbulkan kecurigaan atas kemungkinan adanya kelalaian medis.

 

 

Pertemuan antara keluarga korban pihak rumah sakit, pemerintah, LSM, pers, dan polisi telah dilakukan. Pihak rumah sakit berjanji menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan meminta keluarga untuk tidak melapor ke polisi atau menyebarkan informasi di media sosial. Namun, janji ini belum ditepati. RSUD Subulussalam dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

Desakan Hukum dan Investigasi Independen

Didampingi Ketua DPD Lembaga Pemantau Tipikor Nusantara, Hasan Gurinci, keluarga A mendesak agar kasus ini diusut tuntas. Penjelasan dr. Arjuna Selian yang menyatakan bayi A mungkin “tersedak” obat hingga masuk paru-paru dianggap tidak memuaskan. Permintaan penyitaan obat dan otopsi diabaikan.

Pernyataan Resmi dr. Arjuna: Penanganan Sesuai Prosedur

 

Dr. Arjuna Selian, melalui Direktur RSUD dr. Dewi Sartika dan Humas RSUD Nurdin, SKM., MM., menyatakan penanganan pasien di IGD sesuai prosedur. Menurutnya, bayi A dalam kondisi stabil saat observasi dan diizinkan pulang dengan obat sesuai indikasi. Tidak ada pelanggaran prosedur, tegasnya. Direktur RSUD dr. Dewi Sartika menambahkan bahwa telah dilakukan mediasi dan musyawarah, dan penyelesaian kasus diharapkan segera terlaksana.

Namun, ketidakjelasan dari pihak rumah sakit dan absennya kunjungan belasungkawa kepada keluarga semakin memperkuat kecurigaan. Hasan Gurinci berkomitmen mendampingi keluarga hingga mendapatkan keadilan dan berharap aparat penegak hukum segera bertindak. Keluarga A menuntut sanksi berat terhadap dr. Arjuna Selian, bahkan meminta pencabutan izin praktik. Kepercayaan publik terhadap RSUD Subulussalam kini diuji.
.//Anton Tin**

Berita Terkait

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Eddy Samrah Jadi Aspidum Kejati Aceh di tunjuk Jaksa Agung
Dorong Kemandirian Ekonomi, PT Socfindo Bekali Warga Aceh Singkil Teknik Produksi Tempe Higienis
Kepedulian PT Socfindo Bangun Kantin Sekolah di SD Negeri 2 Rimo

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:10 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Sosialisasi dan Manfaat Keikutsertaan Peserta BPJS di Gereja Toraja Jemaat Bantaeng

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 21:50 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Gantung di Ulu Sosa

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 17:11 WIB

Lakalantas di Desa Biangkeke Merenggut Nyawa, Kasatlantas Polres Bantaeng Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Berita Terbaru