Sentuhan Kasih Ning Tiwi di Probolinggo: Menguatkan Luka, Menyalakan Harapan Anak-Anak Yatim

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 05:07 WIB

4022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo // Teropongbarat.com  Di tengah hiruk kehidupan yang tak selalu ramah bagi semua orang, sebuah pemandangan penuh makna hadir di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (6/4/2026). Kehadiran Ketua Umum Pertiwi Nusantara Bersatu, Hj. Sri Setyo Pertiwi—yang akrab disapa Ning Tiwi—kembali menjadi oase kesejukan bagi anak-anak yatim piatu di Yayasan KH Abu Bakar.

Bukan sekadar kunjungan, melainkan perjumpaan hati yang sarat ketulusan. Di balik senyum polos anak-anak itu, tersimpan kisah kehilangan yang dalam—tentang sosok orang tua yang tak lagi bisa mereka peluk, tentang rindu yang hanya bisa dipanjatkan lewat doa. Namun siang itu, kesedihan mereka seakan mendapat pelipur.

Satu per satu anak-anak menyambut Ning Tiwi dengan penuh antusias. Mata mereka berbinar, seolah menemukan kembali sosok yang memberi rasa aman. Ada yang menggenggam erat tangannya, ada pula yang menunduk haru, menahan air mata yang hampir jatuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penuh kelembutan, Ning Tiwi menyapa mereka, menatap satu per satu wajah penuh harap itu.

“Kalian adalah anak-anak kuat dan istimewa. Jangan pernah merasa sendiri. Banyak yang mencintai kalian, dan masa depan kalian masih sangat panjang untuk diperjuangkan,” ucapnya dengan suara yang menenangkan.

Kegiatan santunan yang digelar bukan sekadar rutinitas atau agenda seremonial. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kasih sayang yang terus dirawat, sebuah komitmen yang tak pernah putus. Setiap kali berkunjung ke Probolinggo, Ning Tiwi selalu menyempatkan diri untuk kembali ke tempat ini—seakan ada ikatan batin yang tak tergantikan dengan anak-anak yatim tersebut.

Bantuan yang diberikan mungkin tak seberapa jika dilihat dari nilai materi, namun maknanya jauh lebih besar. Ia menjadi penyemangat, menjadi penguat langkah bagi anak-anak itu untuk tetap bermimpi, tetap percaya bahwa masa depan mereka layak diperjuangkan.

Suasana semakin khidmat ketika Ning Tiwi memimpin langsung pembacaan teks Pancasila. Suara anak-anak yang mengikuti dengan lantang menggema di ruangan sederhana itu—menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan dan harapan masa depan tetap tumbuh, bahkan dari tempat yang penuh keterbatasan.

Acara ditutup dengan doa bersama. Dalam lirih suara para santri, terselip harapan-harapan sederhana: ingin hidup lebih baik, ingin membanggakan orang tua, dan ingin meraih masa depan yang cerah.

Pengasuh yayasan, Ustad Muhammad Toyib, mengungkapkan rasa haru dan syukur yang mendalam atas kehadiran Ning Tiwi.

“Bagi anak-anak ini, kehadiran beliau adalah kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan materi. Mereka selalu menunggu momen ini. Ini bukan hanya santunan, tapi kasih sayang yang nyata,” ujarnya.

Dalam doa yang dipanjatkan, terselip harapan tulus agar Ning Tiwi dan keluarga besar Pertiwi Nusantara Bersatu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam setiap langkah kebaikan yang dijalankan.

Kisah sederhana ini menjadi cermin bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih ada tangan-tangan tulus yang memilih untuk peduli. Bahwa sekecil apa pun kebaikan, mampu menghadirkan arti besar bagi mereka yang membutuhkan.

Dan di wajah-wajah kecil penuh harapan itu, tersimpan masa depan bangsa—yang hari ini mungkin terluka, namun esok bisa bersinar, jika terus disentuh dengan kasih dan kepedulian.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
PT Abram Putra Sejahtera Resmi kantong Izin Resmi Dan Siap Kelola Tambang Pasir
Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.
Seno Aji Terima Audiensi PJI Kaltim, Dorong Jurnalis Miliki Kompetensi Terverifikasi
Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110
Komitmen Negara Dalam Menegakkan Supremasi Hukum BEM Malang Raya Desak Penegakan Hukum Dan Transparansi Atas Kasus Penyiraman Air Keras
Ketua DPRD Langkat “Tagih “Perhatian Pemprov Sumut Soal Jalan Rusak di Musrenbang RKPD 2027
Bupati Bantaeng Menerima Pengurus GP Ansor

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Senin, 13 April 2026 - 10:46 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 10:42 WIB

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Minggu, 12 April 2026 - 18:45 WIB

Mulai Terkuak: Jejak Mafia Tanah di Balik Transaksi Gelap Lahan Transmigrasi Longkib

Minggu, 12 April 2026 - 17:36 WIB

Mulai Terungkap, Dugaan Mafia Tanah di Balik Jual-Beli Lahan Transmigrasi Longkib

Sabtu, 11 April 2026 - 21:31 WIB

APBDes Teladan Baru Disahkan, Rapat Panas oleh Kritik Warga

Sabtu, 11 April 2026 - 09:33 WIB

Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

Berita Terbaru