Tidak Dilayani Saat Hendak Melahirkan, Pelayanan Puskesmas Batu Lenger Sampang Dinilai Buruk dan Kejam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023 - 12:20 WIB

40976 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Pelayanan Puskesmas Batu Lenger dinilai Buruk dan kejam oleh warga setempat, pasalnya, saat seorang Ibu hamil yaitu Sapuni warga Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, hendak melahirkan di Puskesmas Batu Lenger tidak dilayani dengan baik.

Paman Sapuni yakni Musderi, menyampaikan bahwa dirinya sangat merasa kecewa terhadap pelayanan Puskesmas Batu Lenger, karena tidak dilayani, bahkan mengamuk di Puskesmas Batu Lenger, Sehingga memilih merujuk saudaranya ke Klinik Nindhita di Kota Sampang.

“Tadi saya marah-marah di Puskesmas Batu Lenger itu. Karena pelayanannya sangat lelet, dari jam 11.00 sampai menjelang sore hari tidak ada tindakan yang jelas, karena Ibu yang hendak melahirkan adalah masalah nyawa,” kata Musderi dengan nada emosi, Kamis (7/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan di Puskesmas Batu Lenger tersebut sangat buruk terhadap masyarakat, bahkan tidak ada tindakan, karena buruknya pelayanan di Puskesmas Batu Lenger sehingga ibu sapuni langsung dirujuk oleh keluarganya ke Klinik Nindita Sampang.

“Pelayanan buruk. Tidak ada tindakan serta tidak disarankan dirujuk ke Rumah Sakit, akhirnya keluarga merujuk pasien ke Klinik Swasta. Dari pada nyawanya terancam, dirujuk menggunakan Ambulance Puskesmas Batu Lenger tapi harus bayar,” tegasnya.

Ia juga menegaskan atas peristiwa yang dialaminya akan segera melaporkan ke pihak Dinas Kesehatan Sampang dalam waktu dekat.

“Supaya ada tindakan dan sanksi dari Dinkes Sampang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Batu Lenger, dr Wati Amalia berdalih bahwa pasien dilayani sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pasien datang ke Puskesmas langsung dilayani di ruang kaber sesuai dengan alur dan SOP yang ada,” kata Wati Amalia.

Wati menjelaskan, setelah itu pasien dilakukan tindakan dan pemeriksaan lebih lanjut yaitu diperiksa urine. Karena pasien kedua tungkai bengkak, hasilnya urine positif maka dikonsultasikan ke medis.

“Karena keluarga tidak mau dirujuk ke RSD Ketapang. Maunya dirujuk ke Nindita. Setelah itu oleh medis diarahkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit lebih besar.Keluarga menolak dirujuk ke RSD Ketapang, maunya ke RS Nindhita,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB