Ultimatum 3×24 Jam Berakhir, Delapan Laporan Warga Tetap Mandek di Polsek Pancur Batu

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 01:34 WIB

40213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pancur Batu– Kinerja Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan kembali jadi sorotan. Meski sudah berulang kali didemo masyarakat, hingga kini Polsek Pancur Batu dinilai tak mampu menuntaskan delapan laporan kasus yang mencakup penembakan warga, pembakaran gubuk, perusakan hingga pembacokan.

Aliansi Masyarakat Deli Serdang menilai situasi ini memicu krisis kepercayaan publik terhadap Polsek Pancur Batu. Bahkan, mereka mendesak Kapolda Sumut untuk mencopot Kapolsek Kompol Djanuarsah SH beserta Kanit Reskrim Iptu Elia Karo-karo.

Sebelumnya, pada 13 Agustus 2025, Aliansi Masyarakat Deli Serdang menggelar aksi damai di Mapolsek Pancur Batu. Dalam aksi itu, mereka memberikan ultimatum 3×24 jam agar kepolisian segera menindaklanjuti delapan laporan masyarakat. Namun, hingga tenggat waktu berakhir, tak satu pun kasus berhasil diungkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjaga keamanan, menegakkan hukum, memberi perlindungan, dan pelayanan kepada publik sudah menjadi tugas utama Polsek Pancur Batu. Jika polisi tidak lagi menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya, maka wajar masyarakat meragukan kinerja mereka,” tegas R. Anggi Syaputra, salah seorang pentolan Aliansi Masyarakat Deli Serdang.

Krisis Kepercayaan Publik

Menurut Anggi, pernyataan bahwa masyarakat tidak percaya lagi pada Polsek Pancur Batu mencerminkan krisis serius.

“Ketidakpercayaan publik ini bisa dipicu oleh kasus-kasus yang tak mampu diungkap maupun perilaku aparat. Kondisi ini jelas merusak citra Polri, khususnya di wilayah hukum Pancur Batu,” ungkapnya.

Aliansi menegaskan, jika tuntutan mereka diabaikan, maka aksi dengan gelombang massa lebih besar akan digelar langsung di Mapolda Sumut bahkan di rumah dinas Kapolda.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pancur Batu Kompol Djanuarsah SH maupun Kanit Reskrim Iptu Elia Karo-karo yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp memilih bungkam tanpa memberikan keterangan.(Tim)

Berita Terkait

Meranti, Mangga, dan Air Mata: Warga Dua Desa Kembalikan Kehidupan ke Tanah Leluhur
Miris!, Ibu Mariasih Guru Honorer di Tanjung Morawa Tempati Rumah Nyaris Ambruk
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan
Siap-Siap Citraland Dieksekusi, Kadis dan Kabid Cikataru Deliserdang Diperiksa Kejagung, Sudi: Alhamdulillah Ada Titik Terang
Regu Jaga Alpha Tantang Regu Jaga Charly di Lanjutan Pekan Olahraga HUT RI ke-80 Lapas Sibolga
Dibekingi Siapa? Misteri Galian C Ilegal di Desa Lau Bekeri Deli Serdang yang Kebal Razia dan Garis Polisi
Pengurus KOMBAT Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Lima Anggota DPRD Bergabung

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Senin, 13 April 2026 - 10:46 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 10:42 WIB

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Minggu, 12 April 2026 - 18:45 WIB

Mulai Terkuak: Jejak Mafia Tanah di Balik Transaksi Gelap Lahan Transmigrasi Longkib

Minggu, 12 April 2026 - 17:36 WIB

Mulai Terungkap, Dugaan Mafia Tanah di Balik Jual-Beli Lahan Transmigrasi Longkib

Sabtu, 11 April 2026 - 21:31 WIB

APBDes Teladan Baru Disahkan, Rapat Panas oleh Kritik Warga

Sabtu, 11 April 2026 - 09:33 WIB

Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

Berita Terbaru