YARA Subulussalam Kecam Kebijakan Wali Kota Hapus Anggaran BPJS Tenaga Kerja

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:22 WIB

401,280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam, teropongbarat.co — Di balik kota yang bersih, ada peluh yang diabaikan. Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Subulussalam mengecam keras keputusan Wali Kota Subulussalam yang menghapus anggaran BPJS Ketenagakerjaan bagi petugas kebersihan. Kebijakan itu dinilai mencerminkan ketidakpedulian pada nasib rakyat kecil yang bekerja di garda terdepan kebersihan kota.(02/08/2025).

“Ini keputusan yang menyakitkan dan sama sekali tidak berpihak pada masyarakat kelas bawah. Hak dasar para petugas kebersihan justru dipangkas, sementara anggaran untuk kebutuhan elite pejabat tetap mengalir deras,” kata Ketua YARA Subulussalam, Edi Sahputra Bako, Sabtu (2/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghapusan iuran BPJS itu mulai berlaku sejak Januari 2025, namun baru terungkap ke publik setelah keluarga salah satu petugas kebersihan yang meninggal dunia gagal mencairkan klaim jaminan sosial. Saat mengurus hak almarhum, mereka diberitahu bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan sudah tak dibayarkan sejak awal tahun.

“Ini mencoreng wajah kepemimpinan kita. Petugas kebersihan bekerja di lapangan, menghadapi risiko setiap hari, tapi justru mereka yang dikorbankan. Ironisnya, iuran BPJS mereka hanya belasan ribu per bulan — jauh lebih kecil dari satu kali SPPD pejabat tinggi,” lanjut Edi.

Informasi dari internal Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Subulussalam membenarkan bahwa usulan anggaran BPJS sudah diajukan. Namun, keputusan akhir di tingkat eksekutif ternyata menghapus alokasi tersebut tanpa alasan yang jelas. Seorang pejabat DLHK menyebut, “Benar Bang, anggaran BPJS Tenaga Kerja tahun ini tidak ada, telah dihapus.”

Kemarahan publik pun mulai bergulir. Warga mempertanyakan arah dan prioritas kebijakan anggaran Pemerintah Kota. Sebab, di saat anggaran miliaran digelontorkan untuk fasilitas Wali Kota, para pekerja lapisan bawah justru kehilangan perlindungan sosial.

“Wajah baru, harapan baru. Tapi kenapa hak orang kecil yang dulu dijaga, kini malah dihapus? Teganya engkau sebagai pemimpin,” ujar Edi, menggambarkan kekecewaan masyarakat.

Kontras Tajam dalam APBD

Dalam catatan APBD Subulussalam 2025, belanja untuk kepentingan Wali Kota dan pejabat tinggi tetap tinggi. Dari perjalanan dinas, fasilitas, hingga operasional kantor — semua mendapat tempat nyaman di lembar anggaran. Sementara itu, para buruh kebersihan yang menyumbangkan keringat untuk kenyamanan kota justru tersingkir dari prioritas.

“Ini bukan hanya soal anggaran. Ini tentang kemanusiaan. Tentang bagaimana negara hadir — atau absen — di sisi mereka sebagai teaga kerja.”(#)

Berita Terkait

Semangat Nasionalisme Pelajar Abdya Sambut Meriah Penutupan TMMD ke-128
Ratusan Warga Tersentuh Saksikan Drama Perjuangan TNI di Penutupan TMMD Abdya
Warga Antusias Saksikan Atraksi Bela Diri Militer Sambut Kapok Sahli Pangdam IM
Kapok Sahli Pangdam IM Sebut Hasil TMMD Abdya Bermanfaat bagi Masyarakat
Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya Berlangsung Humanis, Lansia dan Difabel Dapat Bantuan
TNI dan Pemda Salurkan Paket Sembako bagi Warga di Penutupan TMMD Abdya
Bazar Ketahanan Pangan Kodim Abdya Disambut Antusias Warga Gunung Cut
TMMD Ke-128 Abdya Sukses Bangun Jalan, MCK, Sumur Bor hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:07 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Kepala Dusun

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:04 WIB

Gelar Komsos Bersama,Babinsa Dan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Lueng Keubeu Jagat

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:41 WIB

KOMSOS DI WARUNG KOPI ERATKAN SILATURAHMI BERSAMA WARGA

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:38 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Bantu Pembangunan Rumah Warga Binaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:37 WIB

Babinsa Komsos dengan Warga, Pantau Wilayah Binaan untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:38 WIB

3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:16 WIB

Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring

Berita Terbaru