YBHA Membuka Kantor Perwakilan Baru

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 25 Januari 2024 - 22:40 WIB

40436 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

14 Kantor Perwakilan di seluruh Aceh

BANDA ACEH, BARANEWS | Yayasan Bantuan Hukum Anak di tahun 2024 ini kembali membuka kantor perwakilan baru di kabupaten/kota di Aceh. Tuntutan ini menjadi keharusan karena seiring meningkatnya angka kekerasan perempuan dan anak di seluruh Aceh. Keberadaan Kantor Perwakilan nantinya diharapkan mampu menunjang kerja-kerja instansi pemerintahan yang selama ini telah concern dalam perlindungan anak dan perempuan.

Ditahun ini YBHA kembali membuka 2 kantor perwakilan baru serta menunjuk ketua perwakilan di Kota Langsa (Erlianda, SH) dan Nagan Raya (Ari Miharja, SH), melengkapi kantor wilayah yang sebelumnya telah ada yakni : Edy Darma, S.Sos (Banda Aceh), Dewi Marlianti (Aceh Besar), Asy’ari, SH (Pidie dan Pidie Jaya), Azhari, SH. MH. (Bireuen), Depi Yanti, S.Pd., M.Pd., (Lhokseumawe dan Aceh Utara), Ema Fiana, SH (Aceh Timur), Nisfanda Hidayat, S.Ag. (Aceh Jaya), Ahhadda, S.Pd. (Aceh Barat) dan Nasruddin, SH (Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ada sebagai mendukung masyarakat yang ingin terlibat dalam membantu kerja pemerintah”. ujar rudy. YBHA selama ini telah fokus dalam advokasi perlindungan perempuan dan anak akan terus bersama sejumlah stake holder lainnya bersinergi dalam upaya-upaya perlindungan secara konfrehensif. Keberadaan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) seperti kita semoga dapat memberikan dan mengisi kesosongan dukungan dari masyarakat terhadap tanggungjawab perlindungan anak dan perempuan adalah tanggungjawab kita bersama.

Selaku Direktur ia berharap “dalam kerja-kerja advokasi nantinya ketua-ketua kantor wilayah dapat bekerja secara maksimal dalam memperkenalkan Yayasan YBHA Peutuah Mandiri untuk bekerjasama dengan intsansi-instansi terkait dalam pendampingan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum, baik sebagai korban maupun pelaku”.

Selama ini, YBHA Peutuah Mandiri sedang bekerjasama dengan Pemerintah Aceh dan Kemenkumham Republik Indonesia melalui program bantuan hukum bagi masyarakat miskin, selain itu kami juga berkerja sama dengan NonViolence PeaceForce (NP) atas dukungan dari Pemerintah Belanda melalui Kedutaan Besar Belanda di Indonesia”. tutup Rudy Bastian.

Menurut Manager Kasus & Advokasi, Vatta Arisva, S.H., M.H. dalam laporan akhir tahun 2023 yang lalu dirilis, bahwa YBHA Peutuah mandiri menangani 215 kasus. Banyaknya kasus-kasus di Aceh yang masih perlu perhatian, membuat YBHA Peutuah Mandiri merasa bertanggungjawab untuk memperbanyak kantor wilayah di kabupaten/kota Aceh agar cakupan kemanfaatan masyarakat dapat dijangkau lebih luas.

Dalam kerja-kerjanya YBHA mendampingi berbagai macam kasus yang melibatkan anak dan perempuan seperti perceraian, pencurian, narkotika, penganiayaan/kekerasan dalam rumh tangga (KDRT), penelantaran terhadap anak, sengketa tanah, sengketa tanah wakaf, sengketa hak waris, penipuan, wanprestasi, serta harta bersama (gono-gini) dan berbagai kasus lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Harapan kami di tahun 2024 ini tetap melayani masyarakat yang membutuhkan jasa pendampingan, konsultasi hukum dan penanganan hukum serta permasalahan terkait perempuan dan anak disekeliling kita, YBHA Peutuah Mandiri juga bekerja sama dengan lembaga lain dalam bantuan dan pemulihan psikologis bagi anak yang membutuhkan penanganan itu.

Untuk HOTLINE layanan bagi masyarakat yang melihat atau menemukan serta mengalami permasalahan terkait anak dan perempuan dapat menghubungi No. HP/WA di 0852-8197-5451. Keikutsertaan masyarakat sangat diharapkan dalam pengungkapan dan menemukan solusi bagi permasalahan perempuan dan anak nantinya, sehingga dapat menekan angka pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan dan anak, serta permasalahan hukum lainnya menurun.

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:00 WIB

Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:35 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:57 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru