Rekapitulasi Suara DPD Aceh di Situs KPU Masih Sarat Masalah

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 17 Februari 2024 - 20:05 WIB

40295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Rekapilatulasi perolehan suara DPD RI asal Aceh di situs pemilu2024.kpu.go.id dinilai sarat masalah dan dugaan salah input di seluruh Aceh.

Sama seperti kasus yang terjadi pada rekapitulasi Paslon Presiden di seluruh Indonesia, ternyata kesalahan input perolehan suara DPD dengan data C1 guna terjadi hampir di seluruh Aceh. Bukan cuma satu dua TPS tapi ada puluhan dan berlangsung hampir di seluruh kabupaten kota.

Sebagai contoh, di TPS 002, Desa Pulo Lawang, kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Dimana, jumlah seluruh suara sah adalah 182. Sementara perolehan suara Abdul Hadi Bang Joni 806, Teungku Ahmada 48, Akhyar Kamil 880, Mufakir Muhammad 804, serta Darwati 883.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demikian juga dengan sejumlah kandidat DPD Aceh lainnya. Hingga Sabtu 17 Februari 2024, pukul 15.05 WIB, kesalahan input ini belum diperbaiki oleh KPU RI.
Hal yang sama juga terdeteksi terjadi di TPS 001 Desa Seuneubok Lhong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Jumlah seluruh suara sah di TPS ini adalah 217. Perolehan suara para Caleg DPD sementara terinput rata-rata di atas 800-san.

Sementara di TPS 001 Desa Blang Lancang, kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen, juga terjadi hal yang sama.
Dimana, jumlah suara sah di TPS ini adalah 218. Sementara update perolehan suara Caleg DPD RI di TPS ini melebihi jumlah suara sah.

Sebagai contoh, perolehan suara Teungku Ahmada terinput 804. Padahal di form C1 juga perolehan suara yang bersangkut cuma 4 suara.

Kesalahan input data ini mengakibatkan persentase perolehan suara DPD terjadi perbedaan yang mencolok antara suara asli di form C1 dengan input KPU.

Bukan cuma satu tapi merata di seluruh kecamatan di seluruh Aceh.

Namun masyarakat banyak menggunakan data input yang keliru di situs KPU sebagai acuan untuk pamer di media sosial. Tak terkecuali para caleg DPD RI sendiri.

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:00 WIB

Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:35 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:57 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru