Berakhirnya Keberuntungan Rafly Kande

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024 - 21:15 WIB

40381 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Untung tak dapat dicari Malang tak dapat ditolak. Dua periode ke Senayan di Gedung berbeda menunjukkan Rafly Kande merupakan figur yang amat beruntung dalam dua kali pemilu. Bagaimana tidak, memulai karirnya di dunia politik pada Pemilu 2014, walau hanya bermodal popularitas dan dukungan para aktivis, Rafli berhasil mendulang keberuntungan menuju gedung B senayan setelah memperoleh capaian suara tertinggi keempat DPD RI asal Aceh.

Pada Pemilu 2019, keberuntungan itu kembali menghampiri walau di tengah badai opini yang menerpa di tengah masyarakat bahkan hingga ke kampung halamannya, “Apa yang sudah diperbuat Rafli untuk masyarakat selama di DPD RI?”. Alhasil, diakui atau tidak berkat tim mudah yang masih solid masuk keluar kampung tanpa pamrih, sembari menutup telinga akan opini yang melanda, hingga Rafli kembali berhasil melaju ke Senayan setelah memilih hijrah ke DPR RI.

Walaupun beberapa pemuda pejuang lama yang berbalik dengan dalih tertentu, namun adapula yang tetap memilih istiqomah dan tak melihat spion untuk kembali melirik apalagi berbalik. Jika digunakan bahasa dalam film tenggelamnya kapal van der wich, seakan kalimat “pantang pisang berbuah dua kali” menjadi sepatah kalimat dari mereka yang telah istiqomah melangkah pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pun demikian, waktu terasa terus berlalu, perlahan para anak muda yang sebelumnya berjibaku dengan segenap semangat loyalitas dan kalkulasi strategi serta kerja keras yang tinggi dikhabarkan akhirnya memilih pergi. Tanpa melihat ke belakang mereka melakukan hijrah politik dikarenakan ‘rumah lama, tak lagi sama’, semangat lama membara pupus di tengah dasyatnya dinamika dan tingginya egoisme melanda sosok yang diperjuangkan sebelumnya. Mungkin dikarenakan oleh perjuangan dan kerja kerasnya tak dihargai dibandingkan dengan mereka yang bicara “asal bapak senang”, para pejuang muda yang sebelumnya mendampingi itupun akhirnya memilih hijrah ke lain hati.

Waktu terus berputar, dinamika politik terus berjalan hingga pesta demokrasi 2024 kembali menguras cerita. Namun, hasil yang diperoleh ternyata sudah tak lagi sama, dan keberuntungan lama menjadi sirna.

Rafli dengan segenap kekuasaan dan fasilitas sebagai incumben kembali bertarung untuk ke DPR RI, di tambah dengan Anies Effect yang begitu memunculkan di Aceh. Namun, apa hendak dikata, sang pelantun lagu pemenangan Anies-Muhaimin itu ternyata tak menemui keberuntungan yang sama dengan dua pemilu sebelumnya.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi model D Kabko tingkat Kabupaten/kota se – Dapil Aceh 1, Partai Keadilan Sejahtera(PKS) harus rela berada diposisi perolehan kursi ke delapan dari tujuh kursi yang diperebutkan, karena hanya mampu meraup 120.33 suara dan tertinggal jauh dari Demokrat yang menjadi juru kunci di Dapil tersebut dengan perolehan suara 130.913.

Bahkan yang lebih memilukan, di suara internal PKS sendiri. rival satu partainya Ghufran yang sebelumnya sempat dikalahkan berhasil mendapatkan suara internal tertinggi setelah meraup 45 159 suara badan.

Perolehan internal hingga posisi perolehan suara partai ini menunjukkan bahwa ternyata dewi fortuna tak lagi memihak kepada sosok seniman Aceh Rafli Kande, walaupun kekuasaan sedang di dalam cengkraman dan popularitas relatif tinggi. Hal itu tentu mengundang tanda tanya publik apakah keberuntungan itu telah pergi seiring dengan hijrahnya para aktivis muda yang dulu menemani? Wallahu alam bin sawab, hanya Allah yang mengetahui rahasia dan hikmah dari perjalanan hidup dan keberuntungan setiap manusia. Namun, hendaknya kekalahan dan tidak beruntung pada pemilu kali ini menjadi landasan untuk mawas diri untuk tidak mengedepankan sikap egois dan melupakan orang lain yang terlibat berjuang walau tengah berada di dalam empuknya Singasana kekuasaan yang berhiaskan berbagai pujian, terkadang keberuntungan itu berada ketika bersama orang-orang yang kita abaikan yang berkenan berjuang dari ketiadaan, dan sungguh sebagai manusia kita tak mungkin berjalan sendiri tanpa bantuan dari orang lain yang hadir dengan penuh keikhlasan. (DL)

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:00 WIB

Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:35 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:57 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru