PUSDA Apresiasi Penegakan Syariat di Banda Aceh

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 26 Maret 2024 - 17:13 WIB

40213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Operasi penegakan syariat Islam yang semakin gencar dilakukan Pemko Banda Aceh melalui Satpol PP/WH mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Dalam bulan puasa sekalipun, semangat penegakan syariat di ibukota tak mengendur.

Salah satu apresiasi datang dari Pusat Studi Pemuda Aceh (Pusda). LSM bidang kepemudaan ini menilai, Pemko Banda Aceh di bawah komando Pj Wali Kota Amiruddin tetap memiliki komitmen yang kuat untuk mempertahankan Banda Aceh sebagai barometer penegakan syariat Islam di Aceh.

“Dari kacamata kami, walau pucuk pimpinan datang silih berganti, tapi semangat dan upaya penegakan syariat di Banda Aceh tetap terjaga. Kehadiran wilayatul hisbah juga kian dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ketua Pusda Heri Safrijal, Selasa, 26 Maret 2024 kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, operasi rutin yang dilakukan Satpol PP/WH mampu meminimalisir pelanggaran syariat seperti Khamar, Maisir, Khalwat, dan Ikhtilath. “Oleh sebab itu, kami mendukung WH untuk terus menggencarkan patroli ke lokasi-lokasi rawan maksiat hingga ke hotel-hotel seperti yang dilakukan selama ini.”

Di samping itu, Pusda juga mengapresiasi pembukaan layanan call center aduan pelanggaran syariat yang dibuka Satpol PP/WH di nomor 081219314001. “Karena memang dengan segala keterbatasannya, petugas tak dapat bekerja sendiri dan tak mungkin dapat menjangkau seluruh kawasan,” ujarnya.

Ia turut mendorong masyarakat kota agar dapat memanfaatkan layanan call center tersebut dengan optimal. “Dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kota ini dari tindak jarimah yang dapat menodai Bumi Serambi Mekkah.”

“Mari bersama kita bergandengan tangan. Jangan beri ruang sedikitpun bagi pelanggaran syariat Islam di kota kita. Insyaallah dengan sinergitas pemerintah dan masyarakatnya, Banda Aceh akan tetap menjadi contoh dan barometer penegakan syariat,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Apresiasi Ketegasan Mualem, Sobirin: Gas Aceh Harus Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:00 WIB

Stop Framing Negatif terhadap LHKPN Zita Anjani, Semua Aset Sudah Dilaporkan Resmi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:35 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:57 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:50 WIB

GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 04:58 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru