Gubernur Al Haris Minta Perpanjang Runway Landasan 2 Bandara Di Provinsi Jambi

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:03 WIB

40243 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongbarat.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris, meminta perpanjangan Runway Landasan Bandara Muaro Bungo dan Bandara Depati Parbo kepada Menteri Perhubungan RI melalui Kepala Pusat Kebijakan Prasarana Transportasi dan Integrasi Moda Capt. Novyanto Widadi, S.Ap., MM.

Hal ini disampaikan Gubernur pada Mapping Isu Strategis Program Pembangunan dan Kebijakan Subsektor Transportasi Infrastruktur Sungai dan Penyebrangan di Wilayah Provinsi Jambi, bertempat di BW Luxury Hotel Jambi, Selasa (21/05/2024).

“Kemarin saat Presiden Jokowi kunjungan di Kabupaten Bungo, kami meminta kepada bapak presiden untuk menambah Runway Landasan bandara, dan beliau langsung menyetujuinya dengan menelpon menteri Budi Karya. Karena bandara Bungo itu ada 2.100 meter dan hanya tinggal 300 meter lagi supaya bisa dilalui Pesawat Airbus nantinya,” ujar Gubernur Al Haris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, Provinsi Jambi sektor pariwisata masih diungguli Kabupaten Kerinci akan tetapi kita akui memang Runway bandara Depati Parbo masih pendek, hanya bisa dilalui pesawat tipe Wings, Susi Air dan lain sebagainya,” lanjut Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menjelaskan, penambahan Runway Bandara Bungo supaya bisa dilalui Pesawat tipe Airbus sehingga bisa menjadi Embarkasi Haji Provinsi Jambi.

“Kita harapkan bandara Muaro Bungo ini bisa menjadi bandara Embarkasi Haji nanti nya dan kedepan jamaah haji yang berumur tidak capek lagi dan mereka bisa nyaman dalam menjalankan ibadah,” kata Gubernur Al Haris.

Selain Transportasi Udara, Gubernur Al Haris juga meminta keberlanjutan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung dan penambahan dermaga untuk Kapal Roro di Kuala Tungkal.

“Memang idealnya kalau ingin Jambi maju secara cepat harus ada pelabuhan yang berstandar internasional dulu, saat ini kita sudah punya SK untuk Pelabuhan Ujung Jabung tersebut dan saat ini kondisi pembangunan masih belum dilanjutkan,” ungkap Gubernur Al Haris.

“Terus kami juga meminta penambahan pelabuhan dermaga untuk Kapal Roro, kondisi saat ini kita hanya memiliki satu dermaga sehingga membutuhkan waktu yang lama bongkar muat. Kalau ada satu lagi kan bisa bongkar muat lebih cepat karena pemasukan dari Kapal Roro ini cukup besar terlihat dari antusiasme penumpang dari Batam,” lanjut Gubernur Al Haris.

“Saya berharap Mapping dan penyusunan serta pengumpulan isu strategis ini, dapat dilakukan secara komprehensif dengan mengkolaborasikan kebijakan pembangunan wilayah Provinsi Jambi, aspek tata guna lahan atau penggunaan lahan dengan memperhatikan arus pergerakan barang, jasa, dan orang, serta kondisi sosial budaya dimana meningkatnya jumlah penduduk dan kondisi ekonomi akan mempengaruhi pengembangan sistem transportasi, karena semakin meningkatnya aktivitas ekonomi akan mempengaruhi permintaan transportasi di masa yang akan datang,” pungkas Gubernur Al Haris.

Turut hadir secara virtual dalam acara ini Dr. Robby Kurniawan, S.STP., M.Si, Kepala Pusat Kebijakan Lalulintas Angkutan Transportasi Perkotaan, Ir. Andi Fiardi, ST., MT., Direktur Pascasarjana Universitas Jambi Prof. Dr. Haryadi, SE., M.Sc. (*)

Berita Terkait

Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang
Tanggapi Aksi Mahasiswa UGM Geruduk Pejabat Pemerintah, Sekjen DPP Madas Sedarah Buka Suara
Ketua Panitia Pelaksana H. Azis Sampaikan Terima Kasih Kepada Pihak Grand Mercure Surabaya
Sekjen DPP dan Pengurus Teras Madas Sedarah Beri Ucapan Selamat kepada Ketua Bidang Pemerintahan dan TNI-Polri [ Saudara Edi Macan ]
Wakil Sekretaris DPP Madas Sedarah dan Ketua Ormas Sakera Hadiri Pelantikan Abah Edy Macan sebagai Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan, TNI dan Polri
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
FMKS-AS PERTANYAAN SEJAUH MANA PROSES PENANGANAN KASUS DUGAAN PENGADAAN GENSET DI ACEH SINGKIL
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WIB

Mantan Kades Anwar Resmi Serahkan Mobil BUMDes, Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Kemajuan Kampong Pasir Belo

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:49 WIB

POSBAKUMADIN Soroti Dugaan Cacat Hukum 75 AJB di Lahan Transmigrasi Longkib, Desak Pembatalan dan Penegakan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:48 WIB

Polres Subulussalam akan Tetapkan Tersangka Penganiayaan, Telusuri Jejak Mafia Tanah Longkib

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:29 WIB

Dari Penganiayaan ke Dugaan Mafia Tanah, Polres Subulussalam Menelusuri Jejak Kasus Lae Saga

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:35 WIB

RDP DPRK Subulussalam: Dari Polemik Ayam Broiler hingga Dugaan Kriminalisasi Kepala Kampong

Senin, 8 Juni 2026 - 16:52 WIB

PPAT Surya Darma “Bungkam” Soal 75 AJB Lae Saga, Live Streaming Gagal Digelar

Berita Terbaru