Elhan-Ri Bakal Melaporkan Beberapa Proyek Di Desa Bontoparang, Kuat Dugaan Dikerjakan Asal Jadi

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2024 - 23:01 WIB

40516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – teropongbarat.com | Penggunaan Dana Desa tentunya diprioritaskan untuk pembiayaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, meningkatkan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

 

Namun lain halnya pembangunan proyek di Desa Bontoparang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar beberapa proyek pembangunan terkesan Di kerjakan Asal jadi, Seperti pekerjaan Drainase Dan Jalan Tani di desa tersebut sehingga menuai sorotan dari penggiat Lembaga kontrol Sosial

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menindak lanjuti hasil investigasi Dilapangan DPP Lembaga Elhan-Ri sorot pekerjaan pembangunan jalan Tani dan Pekerjaan Drainase di Desa Bontoparang, pasalnya pekerjaan tersebut dinilai tidak berkualitas kuat dugaan pekerjaan tersebut dikerjakan asal jadi, Sabtu (20/7/2024)

 

“Kuat dugaan pekerjaan Jalan Tani di Desa Bontoparang dikerjakan asal jadi,pasalnya beberapa warga keluhkan jalan tani yang dibangun di Dusun Kampung beru Desa Bontoparang yang sudah di sertai Prasasti yang menelan anggaran sebesar Rp. 121.020.300, Sumber Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024” Ujarnya

 

Sementara pekerjaan Drainase yang dibangun di Dusun Boddia yang dibangun persis Didepan Kantor Desa Bontoparang juga mengalami hal yeng sama, “dikerjakan Asal Jadi” kuat dugaan pemasangan pondasi tidak ada galian dan adanya indikasi pemasangan batu yang lama ditimpal pasangan baru”Jelasnya

 

Kepala Desa Bontoparang, Abdul Rahman yang di konfirmasi melalui telepon WhatsApp jumat(19/7/2024) mengakui pekerjaan bangunan lama yang diduga ditimpa dengan pekerjaan baru itu sudah dibenahi

 

” Iya memang ada kemarin sedikit tapi itu sudah diperbaiki, dan sudah selesai” Ujar Kades Bontoparang

 

Sementara Bendahara Desa Bontoparang yang lebih akrab disapa Daeng sitaba yang ditemui sabtu(20/7/2924) saat dimintai tanggapan terkait pekerjaan Jalan Tani tersebut, pihaknya mengarahkan untuk dipertanyakan langsung ke Pelaksana kegiatan yakni TPK Desa Bontoparang dan menurutnya itu tidak Salah, cuma cara memilih batu yang salah,

 

“Tanyakan Ke TPK nya, kalau menurut saya, itu tidak Salah, cuma cara memilih batu yang salah,itu bisaji dilalui masyarakat kalau waktu hujan” Ujar Bendahara Desa Bontoparang

 

Diketahui Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diutamakan dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya/bahan baku lokal, dan diupayakan dengan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat Desa setempat, hanya saja sangat disayangkan kuat dugaan tidak adanya perhatian dari pemerintah Desa saat pelaksanaan pekerjaan sehingga dinilai pekerjaan terkesan asal jadi dan tidak sesuai. Spek pekerjaan pada matreal.

 

Sesuai hasil investigasi tim Di lapangan Lembaga Elhan-Ri Bakal Melaporkan beberapa Proyek Pembangunan di Desa Bontoparang agar segera diperiksa kembali kuat dugaan tidak sesuai Spesifikasi para ahli dibidang konstruksi, seperti arsitek, struktur maupun para ahli bangunan, sementara diketahui Spesifikasi teknis sangat berkaitan erat dengan aspek kualitas pekerjaan konstruksi,oleh karena itu harus dibuat dengan sedetail dan seakurat mungkin sesuai kebutuhan untuk proyek yang hendak dibangun” Tutupnya

 

Sehingga berita ini diterbitkan Media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmas ke pihak penanggung jawab proyek tersebut.

 

Tim

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong, Babinsa Bersama Warga Bangun Jembatan Penghubung di Salekoa
BNNK Batu Bara Razia THM dan Kawasan Benteng, 7 Pengunjung Positif Narkoba Ekstasi
PN Surabaya Nyatakan PT Panorama Rote Mandiri Wanprestasi, Kuasa PT Mitraindo Marine Pratama Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Bermitra
Guna Beri Rasa Aman Wisatawan,Disbudpar Langkat Gelar Workshop Keamanan Keselamatan Wisata Sungai
Anggota DPRD Batu Bara Rusli Kunjungi Pantai Rimbo Lestari, Kagum dengan Inisiatif Masyarakat Pengelola
Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Silaturahmi BBC, PIC dan Insan Pers Diterima Kombes Pol Edy Sumardi di Mabes Baharkam Polri Depok
Bentuk Penghormatan dan Kepedulian, Kapolres Bantaeng Anjangsana Sejumlah Purnawirawan Polri

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kamis Malam Penuh Berkah ,Lautan Jamah Mengaji dan Mengharap Ridho Allah SWT di Ponpes Al-Istqlaliyah 

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:56 WIB

PT Palma Sumber Lestari di Pasangkayu: Praktik Bisnis Sawit yang Merusak Lingkungan dan Merenggut Hak Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:13 WIB

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:11 WIB

Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:11 WIB

Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:33 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:42 WIB

KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:58 WIB

BHAKTI PRATIWI RING AMRETA SABUANA DI BULAN SURA 2026

Berita Terbaru