Hadi Surya: PT. PEMA Harus Serius Ekspansi Usaha pada Sektor Rill

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2024 - 02:00 WIB

40137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat kerja terkait dengan program kerja dan rencana strategis PT. Pembangunan Aceh (PEMA) di Aula Sekretariat DPR Aceh Rabu, 18 Desember 2024.

Rapat Kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRA Hj. Aisyah Ismail (Kak Iin) dan didampingi Wakil Ketua Armiyadi dan Sekretaris Hadi Surya serta di ikuti oleh sejumlah anggota komisi III, sedangkan dari PT. Pembangunan Aceh (PEMA) dihadiri langsung oleh Direktur Utama Faisal Saifuddin beserta pejabat teras perusahaan milik daerah tersebut.

Dalam paparannya, Hadi Surya menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah dijalankan oleh PT. PEMA telah memberikan dividen mencapai 24 milyar rupiah pertahun, pendapatan keuntungan dari sektor migas, namun dia menegaskan bahwa penting bagi PT. PEMA untuk turut serta melakukan ekspansi bisnis dalam sektor rill, sebagai perusahaan ber plat merah PEMA harus berani memberi perhatian khusus terhadap sektor yang berhubungan langsung dengan peningkatan ekonomi masyarakat, unit usaha ekspor ikan dan cangkang sawit harus terus dikembangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap PEMA tidak hanya menjadi perusahaan yang fokus mengelola aset daerah yang kemudian dikomersilkan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun perusahaan ini harus melakukan ekspansi bisnis disektor riil misalnya dalam mendukung penguatan modal usaha bagi perusahaan atau kelompok masyarakat yang bergerak dalam sektor pertanian, peternakan dan juga perikanan”tegas anggota DPRA dari Partai Gerindra itu.

Dia menilai, selama ini PT PEMA hanya berfokus pada sektor pertambangan, wacana PEMA akan melakukan pembiayaan terhadap eksplorasi migas tentu cukup penting sebagai upaya penguatan eksistensi perusahaan, namun kondisi saat ini jauh lebih penting PEMA untuk segera mendisain rencana strategis perusahaan dalam penguatan kedaulatan pangan di Aceh.
Menyambut program nasional, yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto yaitu makan bergizi gratis, Hadi Surya berhahap pasokan kebutuhan bahan pangan untuk program itu harus bersumber dari hasil potensi daerah setempat, PT PEMA harus hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, jangan ketergantunga sangat tinggi pasokan dari Sumatera Utara.

“Harus kita ketahui Bersama, saya menghitung rata-rata belanja masyarakat Aceh terhadap hasil pertanian adalah sebesar 13,2 triliun rupiah pertahunnya dan mencapai 1,3 triliun untuk belanja telur ayam, yang selama ini dipasok dari luar Aceh, kita berharap PEMA dapat mengambil bagian dalam menjawab persoalan ini, saya menginginkan PEMA hadir sebagai bapaknya BUMD Kabupaten dan menjadi kakeknya BUMG untuk kemandirian perekonomian Aceh,”jelasnya.

Dilihat dari progres perkembanggan sektor bisnis yang dikembangkan oleh PT PEMA sangat mungkin kita untuk bangkit berdiri di tapak kaki kita sendiri, dengan kewenangan dan kekhususan aceh yang kita miliki serta potensi alam aceh yang belimpah.

“Kami di Komisi III DPRA akan terus mengawal perkembangan dan arah kebijakan PEMA sehingga tujuan dasarnya dapat terpenuhi diantaranya meningkatkan pembangunan, perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya.

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
Banding Jaksa Ditolak, Warga Kampong Menang atas Sengketa Lahan dengan PT Laot Bangko
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:59 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Babussalam

Selasa, 28 April 2026 - 09:24 WIB

Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 

Selasa, 28 April 2026 - 05:00 WIB

DUGAAN PENAHANAN BPKB OLEH BCA FINANCE, ORMAS MADAS DESAK PENYELESAIAN SEGERA

Selasa, 28 April 2026 - 04:56 WIB

Pekerjaan Penarikan Kabel Iconnect PLN di Wonoayu Disorot, Diduga Abaikan Jam Kerja dan Keselamatan

Selasa, 28 April 2026 - 04:51 WIB

Diduga hasil hubungan gelap Warga perumahan adiayasa solear digegerkan penemuan bayi perempuan mungil.

Senin, 27 April 2026 - 16:25 WIB

Oknum DPD RI Bali Campuri Urusan Pribadi Rumah Tangga, Made Hiroki Minta Semua Pihak Tahan Diri

Senin, 27 April 2026 - 16:16 WIB

Tebang Pilih di Langit Biru Ketika Warakawuri Digusur, Keadilan Ikut Dikemas dalam Kardus

Minggu, 26 April 2026 - 18:28 WIB

Polresta Malang Gandeng Ormas, MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya dan Beberapa Ormas Lain Tekankan Sinergi Jaga Kondusifitas Kota Malang

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Progres Signifikan, Pembukaan Jalan TMMD Sudah 28 Persen

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WIB