Efisiansi RI menutup satu celah KORUPSI tetapi membuka ratusan pintu TIKUS KORUPTOR baru

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 04:04 WIB

40696 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Masyarakat sadar hukum memperhatikan kasus kasus KORUPSI saat ini. Di mana terjadi Jumlah KORUPSI yang luar biasa di dalam PERTAMINA.
Sehingga kerugian tersebut bisa tembus Rp 1 KUADRALIUN
(Rp 1.000.000.000.000.000)

Apa yang sebenarnya terjadi dalam pengawasan dari para satgas migas sehingga keadaan pengoplosan BBM bisa liar terjadi.
Apakah ikut andil melanggar hukum dan menjadi bagian team yang memuluskan KORUPSI karena seperti sangat aman dilakukannya dalam 5 tahun kebelakang pengoplosan BBM.

KORUPTOR menguasai mekanisme hukum sepertinya. Bermain di dalam sistem yang senyap di manfaatkan banyak para elit pejabat saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH pemerhati kasus kasus KORUPSI sangat miris melihat kinerja APH dan KPK KEJAGUNG dll yang pilih pilih dalam menentukan siapa yang harus di jadikan tersangka para aktor utama KORUPTOR.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menghimbau Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto agar lebih berani melakukan bersih bersih di Pemerintahan yang di pimpinnya saat ini.

Masyarakat melihat seperti banyak aktor KORUPTOR di lindungi atas kesepakatan politik tertentu. Maka terjadilah negosiasi abu abu dengan saling mengamankan agar di dalam gerbong yang lain ikut DIAM dan tidak akan bersuara apa apa.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH.MH juga memperhatikan keputusan Pimpinan Tertinggi Negara Indonesia nyaitu Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto mengenai efesiansi.
Efisiansi RI menutup satu celah KORUPSI tetapi membuka ratusan pintu TIKUS KORUPTOR baru

Masyarakat sangat terkejut pak Presiden.
Pemerintahan yang baru beberapa bulan ini memimpin INDONESIA telah menghadapi gelombang besar KORUPSI yang luar biasa. Artinya ada PR berat yang harus di bereskan oleh PRESIDEN RI bahwa peristiwa kasus kasus KORUPSI saat ini adalah jejak masalah di pemerintahan yang lalu.
Masyarakat Indonesia Berharap penuh kepada Pak Prabowo mampu melaksanakan penegakkan HUKUM dan membongkar semua rekening gendut dan kekayaan yang tidak wajar para pejabat yang pernah duduk manis selama 15 tahun ini dan memperkaya diri dengan uang dari hasil KORUPSI selama sebagai pejabat pemerintah.

Kesempatan Bersih Bersih KORUPTOR jangan di sia siakan karena waktu takkan mengulang kembali.

DUNIA menunggu dan melihat adakah putra terbaik di INDONESIA yang mampu memiskinkan KORUPTOR dan menegakkan hukum seberat beratnya bagi para TIKUS kelompok senyap yang menguras uang NEGARA INDONESIA dan memiskinkan Masyarakat.

Jangan sampai pupus harapan Masyarakat karena hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas

Semoga Masyarakat masih mau terus berjuang melawan para KORUPTOR agar di jerat hukum yang berat

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Berita Terkait

26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah
Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB