Kebakaran Kecil di Aek Batu, Polres Simalungun Langsung Turun Tangan: Edukasi dan Pencegahan Jadi Prioritas

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 03:18 WIB

40124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN – Dalam senyapnya pagi di kaki perbukitan Simalungun, langkah tegas dua anggota polisi menyusuri Areal TPL Dusun Aek Batu, Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik. Kamis, 17 Juli 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, personel Polsek Sidamanik, Aiptu S. Tarigan dan Aiptu M. Yunus Manurung melaksanakan tugas penting dan penuh tanggung jawab: melakukan pengecekan dan verifikasi titik hotspot yang terdeteksi melalui aplikasi pemantauan kebakaran hutan, Lancang Kuning.

Tugas ini bukan semata rutinitas. Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus melindungi alam dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam keterangannya pada pukul 20.30 WIB, Kabag Ops Polres Simalungun KOMPOL M. Manik, S.H., M.H. menegaskan pentingnya kehadiran Polri dalam mencegah bencana lingkungan. “Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan masyarakat, tetapi juga untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang lebih besar. Api yang kecil hari ini, bisa menjadi musibah esok hari jika tidak ditangani,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan deteksi aplikasi Lancang Kuning, yang mendapati adanya titik panas di kawasan hutan dan ladang milik masyarakat di sekitar Areal TPL. Setibanya di lokasi, Aiptu Tarigan dan Aiptu Yunus menemukan bahwa memang benar telah terjadi kebakaran di lahan tersebut. Meski api telah padam, sisa-sisa pembakaran masih tampak jelas di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya di lokasi, Aiptu Tarigan mengungkapkan bahwa warga mengakui adanya aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. “Kami tidak menemukan siapa yang membakar secara langsung, tetapi jejaknya jelas. Ini jadi catatan serius. Pembakaran lahan seperti ini, apalagi saat musim kemarau, sangat berbahaya,” ucapnya.

Sementara itu, Aiptu Yunus Manurung menambahkan bahwa tim mereka langsung memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut bisa menimbulkan kebakaran besar yang sulit dikendalikan. “Kami sampaikan kepada warga bahwa lebih baik mencegah daripada menyesal. Alam adalah milik bersama, kalau terbakar, kita semua yang rugi,” ungkap Yunus dengan nada tegas namun bersahabat.

Kabag Ops KOMPOL M. Manik juga menegaskan bahwa kegiatan pengecekan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam mendukung kebijakan nasional terkait penanggulangan karhutla. “Kami sudah berkoordinasi secara menyeluruh dengan jajaran Polsek, termasuk Sidamanik, untuk aktif merespons setiap laporan titik api. Teknologi seperti aplikasi Lancang Kuning sangat membantu, tapi yang paling penting adalah tindakan cepat di lapangan,” ujarnya.

Cuaca yang cerah pagi itu mendukung kegiatan patroli dan pengecekan. Situasi di lokasi sudah terkendali, namun tidak membuat jajaran kepolisian lengah. Polsek Sidamanik akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di daerah rawan karhutla, khususnya di kawasan perladangan dan hutan produksi yang kerap dijadikan lokasi pembukaan lahan.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas, kegiatan ini mencerminkan wajah Polri yang profesional dan humanis, yang tak hanya menjaga hukum, tapi juga menyentuh hati masyarakat dengan edukasi dan kepedulian.

Dalam diamnya hutan dan suara angin pagi, dua sosok polisi hadir bukan membawa ketakutan, melainkan pesan kasih: bahwa alam harus dijaga, dan keselamatan adalah milik bersama. (RED)

Berita Terkait

Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kerja Tim: “Salam Presisi!”
Andres Siringo-ringo Tak Berkutik — Polsek Perdagangan Gerak Cepat Bekuk Tersangka Penggelapan Dump Truck Rp 200 Juta Dan Amankan Barang Bukti
Polsek Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking Di King Spa — Razia Resmi Buktikan Tidak Ada Pelanggaran, Kapolsek Minta Barahati Buat Laporan Resmi Bukan Konferensi Pers
Hari Kelima Operasi Ketupat Toba 2026: Kapolres Simalungun Turun Langsung Tinjau Pos Pam, Pelabuhan, Hingga Perbatasan Kabupaten Karo
Tuding Polsek Bangun Tutup Mata, Cek Faktanya: Polisi Langsung Gerak, Tak Ada Perjudian di Lokasi
Membangun Ukhuwah Islamiyah, Kapolres Simalungun Wakili Kapolda Sumut Gelar Safari Ramadan Bersama Ulama
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Cek Langsung 6 Pos Ops Ketupat Toba 2026: Pastikan Kesiapan Personel, Sarana, dan Pelayanan Optimal untuk Pemudik
Haru! Kapolsek Tanah Jawa Antarkan Sendiri Nenek Pikun yang Terlantar, Pulang ke Pelukan Keluarga di Tebing Tinggi Setelah Diselidiki Lewat Pemindai Iris Mata

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:21 WIB

Satgas TMMD 128 Kodim Abdya Turunkan Alat Berat di Progres Buka Jalan 2,5Km

Sabtu, 25 April 2026 - 18:44 WIB

Keuchik Gunung Cut Apresiasi TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya

Sabtu, 25 April 2026 - 18:25 WIB

5 Rumah Warga Kurang Mampu di Abdya Direhab Satgas TMMD

Sabtu, 25 April 2026 - 17:49 WIB

Haru Warga Gunung Cut, Rumah Reyot Kini Direhab Satgas TMMD

Sabtu, 25 April 2026 - 17:05 WIB

Satgas TMMD Tanamkan Semangat NKRI kepada Pramuka di Tangan-Tangan

Sabtu, 25 April 2026 - 16:37 WIB

Perlahan Tapi Pasti, TMMD ke-128 Kodim Abdya Mulai Garap Rehab 5 Unit RTLH

Sabtu, 25 April 2026 - 15:31 WIB

Keuchik Gunung Cut Optimis TMMD 128 Buka Jalan Petani Lebih Mudah

Jumat, 24 April 2026 - 18:59 WIB

TMMD ke-128 Kodim Abdya Bangun MCK di Musala Al-Mukarramah Gunung Cut

Berita Terbaru