Tiga Tokoh Sumut Desak KPK Usut Tuntas Kasus Suap 100 DPRD, Singgung Peran Pejabat Eksekutif

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 00:20 WIB

40127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Kasus dugaan suap 100 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 kembali menjadi sorotan. Ketidakjelasan penanganan kasus ini selama satu dekade telah memicu desakan dari berbagai pihak, termasuk tiga tokoh masyarakat Sumatera Utara: Ir. Sudirman Halawa, SH; Guntur Manurung, SE; dan Dr. Tohonan Silalahi, SE., MM. Mereka mempertanyakan lambannya proses hukum, khususnya terkait peran pejabat eksekutif yang diduga sebagai pengepul dana suap.

Ketiga tokoh tersebut menyoroti lambannya penanganan kasus yang melibatkan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris DPRD Sumatera Utara, Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumatera Utara, Bendahara Provinsi Sumatera Utara, dan sejumlah pengusaha. Ketidakhadiran mereka dalam proses hukum selama sepuluh tahun menimbulkan pertanyaan besar tentang keadilan dan transparansi penegakan hukum di Sumatera Utara.

Ir. Sudirman Halawa, Guntur Manurung, dan Dr. Tohonan Silalahi mendesak KPK untuk memberikan penjelasan resmi terkait kelanjutan kasus ini. Mereka menuntut kejelasan apakah kasus tersebut akan dilanjutkan atau dihentikan (SP3). Jika dihentikan, alasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan harus diberikan kepada publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, jika dilanjutkan, KPK harus segera memulai proses hukum dan memberikan kepastian waktu terkait tahapan penyelidikan dan penyidikan. Ketiga tokoh ini menilai keheningan KPK selama ini sebagai bentuk ketidakpedulian yang mengkhawatirkan.

Ketidakadilan semakin terasa dengan masih adanya 36 mantan anggota DPRD yang belum diproses hukum, sementara 64 lainnya telah menjalani hukuman. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan akan adanya upaya untuk melindungi pihak-pihak tertentu.

Ketiga tokoh masyarakat Sumatera Utara tersebut menegaskan bahwa KPK harus menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat, baik legislatif maupun eksekutif.

Mereka berharap KPK segera bertindak dan memberikan kejelasan, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah tersebut.

Sumber, Tiga Tokoh Masyarakat Sumut 1. Ir. Sudirman Halawa, SH
2. Guntur Manurung, SE
3. Dr. Tohonan Silalahi, SE., MM.
Ditulis oleh Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Gelar Halalbihalal, NasDem Sumut Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Langkat Raih Penghargaan Nasional: Sukses Susun Peta Jalan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Terancam Jerat Hukum, Nasabah Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Kendaraan
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

BRI Cabang Bantaeng Tegaskan Proses Lelang Agunan Debitur Telah Sesuai Ketentuan

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Kegiatan Posyandu, Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli Waris, Ketua RW Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng

Selasa, 14 April 2026 - 14:07 WIB

Pastikan Penyebab Kematian Aipda M. Taufik, Tim Otopsi Dokpol dari Biddokkes Polda Sulsel Gelar Ekshumasi

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

Dua Remaja Korban Hanyut di Air Terjun Parampangi Ditemukan Meninggal Dunia di Pesisir Pantai

Berita Terbaru