Hadapi Akses Sulit dan Medan Berbahaya, Kapolsek Tanah Jawa Turun Langsung Evakuasi Korban Tenggelam di Bener Meriah

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 20:16 WIB

40147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN – Menempuh medan berbahaya dengan jalan terjal dan curam, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H. memimpin langsung operasi evakuasi mayat warga yang ditemukan terapung di Sungai Tongguran, Senin (22/9/2025). Aksi heroik ini menunjukkan dedikasi tinggi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal medan yang sulit.

Saat dikonfirmasi pada hari yang sama sekitar pukul 14.40 WIB, Kapolsek Tanah Jawa menjelaskan bahwa timnya telah menangani kasus penemuan mayat non pidana di lokasi yang sangat menantang. “Kami harus melewati jalan yang berbahaya, terjal dan curam sebagai bentuk respon cepat dalam evakuasi korban,” ujar Kompol Asmon Bufitra dengan tegas.

Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP-A/14/IX/2025/Polsek Tanah Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara, tertanggal 22 September 2025. Lokasi penemuan mayat berada di Sungai Tongguran Blok 18 Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi awal diterima melalui Personil Kapos Hatonduhan Aiptu Yustan Nainggolan pada pukul 09.00 WIB dari laporan warga. “Kami menerima laporan bahwa telah ditemukan satu orang laki-laki yang berada di pinggiran Sungai Tongguran dengan kondisi terapung dan telungkup serta membengkak,” ungkap Kapolsek menjelaskan kronologi awal kejadian.

Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Satria Sidauruk (33), seorang wiraswasta asal Dusun Blok X Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Kondisi mayat korban sudah mengalami pembusukan dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelumnya.

Meski menghadapi tantangan medan yang ekstrem, tim gabungan yang dipimpin Kapolsek berhasil mencapai Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan selamat. Tim terdiri dari Panit Opsnal Intelkam, Panit 2 Opsnal Reskrim, dan anggota piket fungsi yang berkoordinasi dengan Kepala Desa Marihat Jaya, petugas SAR, serta Dinas Kesehatan dari Puskesmas Hatonduhan.

Erwin Manurung (38), petugas honorer Puskesmas Buntu Turunan yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban, memberikan hasil yang mengejutkan. “Dari hasil pemeriksaan luar yang saya lakukan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ucap Erwin Manurung kepada tim penyidik.

Keterangan penting datang dari Nilson Sitinjak (44), paman korban yang menjadi saksi kunci dalam kasus ini. “Korban selama ini mengidap penyakit linglung,” ungkap Nilson Sitinjak menjelaskan riwayat kesehatan korban kepada petugas yang menangani kasus tersebut.

Saksi lain yang memberikan keterangan adalah Jefri Sitinjak (21), seorang wiraswasta yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, dan Musli Siadari (54), petani lokal yang turut menyaksikan proses penemuan dan evakuasi mayat tersebut.

Tim Polsek Tanah Jawa melakukan serangkaian tindakan profesional meski dalam kondisi medan yang menantang. Mereka melakukan olah TKP secara menyeluruh, mengamankan barang-barang di lokasi kejadian, dan melakukan interogasi terhadap para saksi dengan teliti.

“Kami berkoordinasi dengan Pangulu Nagori Tangga Batu Hendro P. Silalahi dan pihak Puskesmas setempat untuk memastikan penanganan yang komprehensif,” jelas Kapolsek mengenai langkah koordinasi yang dilakukan timnya.

Personil yang terlibat dalam misi berbahaya ini antara lain Iptu Wagihardi, S.H., Ipda Leo Simangunsong, Aiptu Richard H. Sianturi, dan Aipda Royen Sinurat. Mereka semua bekerja di bawah komando langsung Kapolsek Tanah Jawa dalam kondisi medan yang sangat menguji kemampuan fisik dan mental.

Keluarga korban menyatakan sikap yang sangat bijaksana dalam menyikapi tragedi ini. Mereka menerima dengan ikhlas peristiwa kematian dan meyakini bahwa korban meninggal akibat tenggelam di sungai yang diperparah oleh penyakit linglung yang dideritanya.

“Keluarga korban memohon agar tidak dilakukan autopsi pada mayat korban dan telah membuat surat pernyataan resmi,” ujar Kapolsek menjelaskan permintaan keluarga.

Kasus ini menunjukkan profesionalisme dan dedikasi Polri dalam melayani masyarakat, bahkan ketika harus menghadapi medan yang berbahaya dan kondisi yang sangat menantang. Polsek Tanah Jawa kembali membuktikan komitmennya memberikan pelayanan terbaik tanpa mengenal waktu dan medan. (RED)

Berita Terkait

Polres Simalungun Bantah Penerbitan SIM Baru di Layanan SIM Keliling, Keberatan Foto Kapolres Digunakan Tanpa Konfirmasi
Antisipasi Kebakaran Hutan, Kapolres Simalungun Ingatkan Warga: Cegah Sejak Dini, Laporkan Segera 110
Kunker Maraton Sehari, Kapolres Simalungun Sambangi Tiga Polsek Tegaskan Soliditas TNI-Polri-Pemerintah
Tidak Kenal Lelah, Personel Polsek Bosar Maligas Bantu Korban Bencana Alam
Dedikasi Tanpa Batas, Kanit Tipiter Polres Simalungun Diganjar Penghargaan Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi
Haru Biru Di Aula Polres Simalungun: Kapolres Peluk Hangat Para Lansia dan Sapa Anak Yatim Piatu di HUT Bhayangkara Ke-80
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk 200 Warga
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Anjangsana ke Personel Sakit dan Panti Asuhan: “Polri Semakin Dicintai Masyarakat”

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru