Temui Menkeu Purbaya, Gubernur Al Haris Sampaikan Keluhan Daerah Terkait Penurunan TKD

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:03 WIB

4073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Al Haris Usai Audiensi Bersama Menteri Keuangan

Al Haris Usai Audiensi Bersama Menteri Keuangan

Teropongbarat.com – Gubernur Jambi yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) serta Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET), Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk membahas persoalan penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak pada keberlangsungan fiskal dan pembangunan daerah.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Selasa (07/10/2025).

Dalam audiensi tersebut, Al Haris menyampaikan bahwa banyak kepala daerah saat ini menghadapi tantangan berat akibat menurunnya nilai TKD yang dikirim dari pemerintah pusat ke daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hari ini dari APPSI meminta waktu Pak Menteri untuk menyampaikan keluh kesah kami di daerah. Karena TKD yang dikirim ke daerah saat ini sangat jauh menurun,” ungkap Gubernur Al Haris.

Menurut Al Haris, penurunan TKD ini telah memengaruhi kemampuan daerah dalam menjalankan berbagai program pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), belanja operasional, hingga kewajiban terhadap tenaga PPPK.

“Banyak daerah yang mulai kesulitan membayar TPP. Belanja operasional pegawai juga besar, ditambah lagi kewajiban membayar PPPK dan berbagai kebutuhan rutin lainnya,” jelasnya.

Gubernur Al Haris menegaskan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, terutama bagi daerah dengan kemampuan fiskal rendah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbatas.

“Dampaknya luar biasa terhadap APBD kami di tahun 2026. Karena itu, kami bersama seluruh kepala daerah menyampaikan langsung kepada Kementerian Keuangan agar ada perhatian lebih terhadap kondisi fiskal daerah,” ujarnya.

Ia menilai, tahun 2026 akan menjadi periode yang menantang bagi banyak pemerintah daerah yang masih sangat bergantung pada transfer dana pusat.

“Kita akui, tahun 2026 akan menjadi masa yang berat bagi daerah, terutama bagi yang PAD-nya kecil dan sangat bergantung pada TKD. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam melaksanakan pembangunan,” tegas Al Haris.

Meski demikian, Gubernur Al Haris menyambut baik respons Menteri Keuangan yang berkomitmen untuk melakukan evaluasi terhadap alokasi TKD dan struktur APBN tahun 2026.

“Pak Menteri menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan melakukan evaluasi terhadap APBN dan APBD tahun 2026. Ini menjadi harapan bagi kami agar keseimbangan fiskal antara pusat dan daerah tetap terjaga,” tutur Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya keseimbangan fiskal nasional untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan stabilitas pelayanan publik di seluruh daerah.

“Saya sampaikan bahwa kalau daerah PAD-nya kecil dan sangat bergantung pada TKD, maka akan sulit bagi mereka mengembangkan daerahnya. Dalam kondisi seperti ini, daerah tidak lagi bicara soal visi misi, tapi bagaimana roda pemerintahan tetap berjalan,” tegasnya.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas tantangan fiskal yang dihadapi, agar kebijakan keuangan negara tetap berpihak pada kesejahteraan daerah dan masyarakat.

Adapun Gubernur yang hadir dalam audiensi bersama Menteri Keuangan di antaranya berasal dari Provinsi: Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sumatera Barat, DI Yogyakarta, Papua Pegunungan, Bengkulu, Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). (*)

Berita Terkait

Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Labuhan Ruku Siapkan Program Ketahanan Pangan
Berkomitmen pada Keamanan Kampus, USU Raih Penghargaan Terbaik dari APSI
Polres Kampar Gelar Sosialisasi DIPA 2026, Tandatangani Pakta Integritas, Kapolres: Komitmen Bersama Wujudkan Polri yang Presisi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pimpinan Baru Polres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan Resmi Digantikan AKBP Harto Agung Cahyono

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:37 WIB

Satresnarkoba Polres Pasuruan Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Yayasan Al-Uswah Bangil

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:08 WIB

Diduga Pom bensin candi wates Jalan Raya Pandaan Prigen telah kebal Hukum SPBU 54.67121 

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:38 WIB

Balita Hilang Misterius di Petamanan Ditemukan Tewas Mengapung di Laut Pasuruan

Senin, 29 Desember 2025 - 12:19 WIB

Terpantau Hampir Seribu Wisatawan Masuk Bromo Lewat Tosari Kapolres Pasuruan : Situasi Aman dan Kondusif

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:49 WIB

Polres Pasuruan Pantau Arus KA di Bangil, Libur Nataru 2025 Volume Penumpang Turun

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:58 WIB

Libur Bersama Hari Kedua, Polres Pasuruan Antisipasi Lonjakan Pengunjung Wisata Cimory Prigen

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:49 WIB

Ibadah Natal Berjalan Khidmat, Kapolres Pasuruan Apresiasi Sinergi Tiga Pilar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi

Selasa, 13 Jan 2026 - 13:12 WIB