Prof. Dr. Sutan Nasomal Yakin Presiden RI Belum Tahu Bigbos Mafia BBM Karena Belum Dievaluasi Total

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:13 WIB

40153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Kasus kelangkaan BBM kiranya Presiden RI perintahkan yang bertanggungjawab dalam kasus ini agar menyidik menyikat habis pemain kotor Mafia yang masuk link permasalahan kelangkaan BBM yang terjadi saat ini. Yth pak Presiden RI turun tangan atuh biar rakyatmu semangkin sayang mengidolakan karena kepemimpinan Presiden RI selama ini sudah sedikit membantu seperti apa yang diinginkan dimaui Masyarakat Indonesia ” komentar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom menanggapi materi pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak dan Onlen di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 10/10/2025 Via Telpon What Shaf

Prof Sutan Nasiomal Kelangkaan BBM Jenis Petramax Banyak Di Wilayah Jabar & Bogor Rakyat Mempertanyakan Profesional Kinerja Pertamina

Sudah dua minggu antrian kendaraan keluar masuk di banyak SPBU mencari BBM jenis Petramax stok kosong.
Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa perlu perhatian khusus pemaen BBM di pangkas habis. Agar tidak terjadi kelebihan D/O utk pesanan para boss agar harga bisa naik tidak normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak pertamina harus diberikan sanksi berat bila ikut menjadi pemaen serta membuat terjadinya kelangkaan BBM semua jenis yang ada di SPBU.

Bila BBM Pertamina pasokannya dikurangi apalagi kuwalitasnya menurun maka akan berdampak pada beralihnya kendaraan mencari BBM jenis suwasta.

Bagaimana INDONESIA bisa maju pesat dalam pembangunan dan ekonomi bila Masyarakat di bikin pusing karena harus muter muter keluar masuk SPBU mencari BBM jenis Petramax.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI harus mengevaluasi di dalam PERTAMINA siapakah yang mengontrol durasi dan jadwal pengiriman. Kalau perlu satgas migas turunkan semua memeriksa di lapangan.

Perlu di sikat dan di berantas bila ada oknum yang membuat tekor sehingga keperluan Masyarakat tidak terpenuhi.

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal

Berita Terkait

Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol
Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan
BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU
AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal
Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Senin, 7 September 2026 - 10:54 WIB

Kokohkan Disiplin dan Jiwa Pengabdian, Kodim 1410/Bantaeng Gelar Upacara Bendera Mingguan

Berita Terbaru