MADIUN // Terpongbarat.com Semangat kebersamaan antara ulama dan jajaran pemerintahan (Umaro) terpancar kuat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Dusun Jenggrik, Desa Prambon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Acara ini menjadi simbol harmonisasi dalam menjaga stabilitas sosial melalui penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Acara khidmat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar, di antaranya Al-Mursyid KH. Ahmad Tamim Romly, S.H, M.Si (Pengasuh Ponpes Darul Ulum Jombang) dan KH. Mughni Wahab dari Mojokerto. Kehadiran para ulama kharismatik ini memberikan kesejukan spiritual bagi ratusan jamaah yang memadati lokasi.
Sinergi Lintas Sektoral demi Kamtibmas Kepala Desa Prambon beserta perangkat desa, didampingi oleh Camat Dagangan dan unsur Muspika (TNI-Polri), turut hadir mengawal jalannya acara. Kehadiran unsur kepolisian dan TNI di tengah-tengah jamaah bukan hanya untuk pengamanan, tetapi sebagai bentuk nyata dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang membangun karakter bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tuan rumah sekaligus tokoh agama setempat, Kyai Syaifudin Abdulah, bersama jajaran pimpinan dan pengurus DPD ITQON Madiun, serta para alim ulama dan sesepuh pinisepuh, menyambut hangat kolaborasi yang tercipta antara aparatur negara dengan tokoh agama.
“Kehadiran Bapak Camat, pihak Kepolisian, dan TNI di acara Maulid ini menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Ini adalah wujud nyata Manunggalnya Ulama dan Umaro dalam menjaga kedamaian, khususnya di wilayah Dagangan,” ujar Kyai Syaifudin Abdulah.
Meneladani Rasulullah untuk Keamanan Bangsa Dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Tamim Romly menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam menjaga persatuan. Hal ini sejalan dengan upaya Polri dalam mengedepankan pendekatan humanis untuk menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
Pihak Muspika Kecamatan Dagangan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Melalui momentum Maulid Nabi, diharapkan masyarakat Dusun Jenggrik dan Desa Prambon pada umumnya, dapat terus menjaga kerukunan dan bekerja sama dengan kepolisian dalam mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan.
Acara yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemakmuran warga Kabupaten Madiun, khususnya di wilayah Kecamatan Dagangan.
Redaksi//
Terpongbarat.com
(Investigasi)

















































