Jangan Tunggu Banjir Datang! PRCLH Bersihkan Sungai di Bawah Titi Nagur, Hampir Satu Ton Sampah Diangkut

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:00 WIB

4058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANGBEDAGAI//Terpongbarat.com Pesan tegas menggema di bantaran sungai bawah Titi Nagur, Rabu siang (18/2/2026). Dengan satu seruan utama, “Jangan tunggu banjir datang baru menyesal,” sepuluh relawan yang tergabung dalam Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) turun langsung menggelar aksi bersih-bersih sungai.Aksi yang dimulai pukul 10.36 WIB itu menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi sungai yang dinilai semakin memprihatinkan akibat tumpukan sampah rumah tangga yang menyumbat aliran air. Sejak pagi, para relawan telah berkumpul di titik yang telah ditentukan untuk melakukan pembagian alat kebersihan. Pada pukul 10.50 WIB, kegiatan resmi dibuka dengan arahan singkat mengenai tujuan aksi serta imbauan keselamatan selama proses pembersihan berlangsung. Memasuki pukul 11.10 WIB, tim mulai bergerak menyisir titik-titik timbunan sampah di bawah Titi Nagur. Berbekal karung goni dan karung plastik besar, para relawan mengangkat sampah yang tersangkut di bebatuan, ranting, hingga yang mengendap di dasar aliran sungai.Ketua PRCLH, Rifaldi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan panggilan moral untuk menyelamatkan lingkungan. “Hari ini kami turun langsung bukan untuk mencari perhatian, tapi untuk menyelamatkan lingkungan kita sendiri. Sungai ini bukan tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan masyarakat,” tegas Rifaldi di sela kegiatan.Ia mengungkapkan, timnya menyaksikan langsung bagaimana sampah yang menumpuk di bawah jembatan berpotensi menyumbat aliran air dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan adalah ancaman nyata yang secara perlahan menyiapkan bencana bagi masyarakat sendiri.“Jika kita terus diam dan membiarkan kebiasaan buruk ini, maka kita sedang menyiapkan bencana untuk keluarga kita sendiri. Jangan tunggu banjir datang baru menyesal,” ujarnya Proses pengumpulan dan pelangsiran sampah berlangsung dari pukul 11.30 WIB hingga 16.10 WIB, dengan total empat kali angkutan. Sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 20 karung goni dan 10 karung plastik besar, serta memenuhi tiga bak kendaraan roda tiga Honda Viar. Jika ditaksir, volume sampah yang diangkut mendekati satu ton. Dengan keterbatasan alat dan personel, PRCLH tetap konsisten menunjukkan komitmennya untuk membenahi kondisi sungai. Kegiatan ditutup pada pukul 16.20 WIB dengan evaluasi singkat bersama seluruh peserta.Aksi ini juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Sejumlah warga terlihat memberikan dukungan moral dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian para relawan yang rela turun langsung ke sungai demi menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah, ST, MAP, menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pemuda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.“Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai tentunya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pemuda-pemuda Sergai yang peduli dengan lingkungan. Harapan kita bersama, ini menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh warga untuk dapat menjaga lingkungan. Mudah-mudahan apa yang dibuat PRCLH dapat menjadi langkah konkret bagi pemerintah daerah dan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menjaga lingkungan bersama-sama,” ujarnya. Rifaldi menegaskan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti pada satu kegiatan saja. PRCLH berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan mengingatkan masyarakat agar kesadaran kolektif tumbuh secara berkelanjutan.“PRCLH akan terus bergerak, mengedukasi, dan mengingatkan. Karena menjaga lingkungan bukan pilihan, tapi kewajiban bersama. Kalau bukan kita yang menjaga sungai ini, siapa lagi?” pungkasnya. Aksi bersih sungai di bawah Titi Nagur ini menjadi pengingat kuat bahwa sungai bukanlah tempat pembuangan akhir, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama mencegah bencana dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

Redaksi//

Terpongbarat.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kprwil Jawa Timur 

Berita Terkait

PERMAHI Jambi Soroti Tantangan Koperasi Merah Putih: SDM, Lahan hingga Tata Kelola
Polres Binjai Tangkap Tiga Terduga Pengedar Narkoba,Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Disita
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  
Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:02 WIB

Polisi Sergai Ringkus Dua Pengedar Sabu di Sei Sijenggi, Barang Bukti 1,63 Gram

Sabtu, 5 September 2026 - 11:49 WIB

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 11:28 WIB

Polisi Gerebek Lokasi Transaksi, Pria 32 Tahun di Perbaungan Ditangkap Bawa Sabu

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Sabtu, 5 September 2026 - 08:27 WIB

Babinsa Koramil 05 DM Laksanakan Komsos di Desa Blang Baro

Sabtu, 5 September 2026 - 08:23 WIB

Jaga Hubungan Baik, Babinsa Koramil 04 Beutong Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:20 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Hadiri Kegiatan Musrenbang Di Desa Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:18 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Petani Di Wilayah Binaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:49 WIB