Blangkejeren, 10 Maret 2026 — PLN Unit Induk Distribusi Aceh memastikan layanan listrik di wilayah Blangkejeren dan sekitarnya tetap berjalan normal di tengah dinamika pembayaran ongkos angkut bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit.
Manajer Unit Layanan Pelanggan Blangkejeren, Isnan Ananda, mengatakan persoalan administrasi yang sempat muncul setelah banjir kini telah diselesaikan. Menurut dia, PLN telah merampungkan seluruh kewajiban pembayaran kepada para mitra transportir.
“Seluruh proses administrasi dan pembayaran kepada transportir telah kami selesaikan sejak kemarin sore,” kata Isnan, Selasa, 10 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan keterlambatan pembayaran sebelumnya terjadi karena proses verifikasi administratif di masa pemulihan pascabencana. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan penyesuaian data sebelum proses pembayaran dapat dilakukan.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada para transportir yang tetap mendistribusikan BBM ke pembangkit listrik selama masa darurat pascabanjir. Dukungan tersebut dinilai membantu menjaga keberlangsungan operasional pembangkit di wilayah tersebut.
Isnan menambahkan, stok BBM untuk pembangkit saat ini dalam kondisi aman. Petugas operasional juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik kepada masyarakat tetap andal. (*)
















































