BANTAENG, Teropong Barat.com, – Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri yang tengah melaksanakan Latihan Kerja (Latja) di Polres Bantaeng terus dibekali keterampilan teknis di lapangan. Salah satu materi yang diberikan yakni latihan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas, sebagai bekal utama dalam pelaksanaan tugas di masyarakat.
Kegiatan pelatihan tersebut dipandu langsung oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantaeng. Para siswa dilatih memahami sekaligus mempraktikkan setiap gerakan yang digunakan dalam mengatur arus kendaraan, baik di persimpangan maupun pada situasi kepadatan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bantaeng IPTU Irdansyah menjelaskan bahwa penguasaan 12 gerakan dasar ini merupakan kemampuan wajib bagi setiap anggota Polri, khususnya yang bertugas di fungsi lalu lintas. Selain untuk menciptakan kelancaran arus kendaraan, gerakan tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Latihan ini penting agar para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat di lapangan, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas yang padat maupun situasi darurat,” ujarnya.
Selama pelatihan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan instruktur. Mereka secara bergantian mempraktikkan gerakan pengaturan lalu lintas dengan penuh disiplin dan ketelitian, guna memastikan setiap instruksi dapat dipahami dengan baik.
Diharapkan melalui kegiatan Latja ini, para siswa Diktuba Polri dapat memiliki kesiapan yang matang sebelum nantinya terjun langsung sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
Polres Bantaeng pun berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan pelatihan terbaik guna mencetak personel Polri yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di bidang lalu lintas. (Rehan)

















































