Medan,Teropong Barat.com – PT PLN(Persero) bergerak cepat melakukan pemulihan sistem kelistrikan pascakerusakan 12 tower transmisi akibat cuaca ekstrem di Sumatera Utara. Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (4/6) pukul 20.03 WIB menyebabkan sejumlah infrastruktur transmisi mengalami gangguan serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data teknis di lapangan, kerusakan meliputi robohnya tower T18, T19, dan T20, serta bengkoknya tower T17 dan T21 pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk. Selain itu, pada jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan, enam tower (T77 hingga T82) dilaporkan roboh, sementara tower T76 mengalami bengkok.
Gangguan ini sempat berdampak pada aliran listrik di sebagian wilayah Sumatera Utara. Namun, berkat manuver sistem yang dilakukan petugas, pasokan listrik berhasil dipulihkan secara bertahap sejak pukul 02.38 WIB dini hari tadi.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, menyatakan bahwa saat ini seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan ke lokasi untuk penanganan darurat.
“Kami fokus melakukan penanganan darurat, termasuk percepatan pemasangan *Tower Emergency* (TE) agar jaringan transmisi dapat segera beroperasi kembali secara normal,” ujar Darma.
Darma menambahkan, selama proses perbaikan berlangsung, PLN terpaksa melakukan manajemen beban di beberapa titik di Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan secara keseluruhan dan meminimalisir dampak padam yang meluas bagi masyarakat.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. PLN berkomitmen untuk terus berupaya maksimal memulihkan sistem kelistrikan. Kami akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan,” tutup Darma.
Sumber: Humas PLN Sumut
















































