BANTAENG, Teropong Barat.com – Babinsa Desa Lumpangan, Koramil 1410-03/Tompobulu, Kodim 1410/Bantaeng, Serka Arba bersama Kepala Desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara aparat, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat di Dusun Sarroangin, Desa Lumpangan, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Jumat (31/07/2026)
Karya bakti difokuskan pada pembersihan bahu jalan serta pengangkatan sampah yang menumpuk di sepanjang selokan. Sasaran tersebut dipilih untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman serta mencegah terjadinya penyumbatan saluran air yang dapat memicu genangan saat musim hujan.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan rumput liar di pinggir jalan, mengangkat sampah dari saluran drainase, serta mengumpulkan sampah agar mudah diangkut ke tempat pembuangan. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme seluruh peserta yang bekerja secara sukarela.
Serka Arba menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Kepala Desa Lumpangan mengapresiasi keterlibatan Babinsa, mahasiswa KKN, dan seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama yang baik seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Mahasiswa KKN yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan berbaur bersama masyarakat. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan terhadap program pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan lingkungan Dusun Sarroangin semakin bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial demi mewujudkan desa yang aman, bersih, dan sejahtera. (Rehan)


















































