BANTAENG, Teropong Barat.com – Bantaeng Runners Community (BRC) kini resmi menginjak usia satu dekade. Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 10 tahun tersebut, BRC menggelar kegiatan lari bersama sepanjang 1 kilometer (1 km) yang berlangsung meriah di Kabupaten Bantaeng, Sabtu (8/8/2026).
“satu dekade berlari, berkolaborasi, bersatu dan menginspirasi” merupakan tema satu dekade BRC.
Kegiatan ini mengambil titik start dan finish di depan Kolam Renang A. Pawiloi, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemeriahan acara memuncak saat Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin dan Kapolres Bantaeng Akbp Andi Mayasari Patongai secara resmi melepas para peserta lari.
Turut hadir mendampingi Bupati dan Kapolres Bantaeng di garis start Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Bantaeng Abdullah, serta Ketua BRC Anita Karina Putri.
Usai merampungkan rangkaian lari dan pembagian door prize, Penasehat sekaligus Mantan Ketua BRC, Andi Harianto, menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan komunitas ini.
Menurutnya, satu dekade BRC merupakan representasi dari 10 tahun perjuangan nyata dalam mengampanyekan perilaku hidup sehat di Kabupaten Bantaeng melalui olahraga lari, khususnya dimulai dari lingkungan internal anggota.

“Alhamdulillah, Bantaeng Runners kini telah mengalami perubahan signifikan. Dari yang sebelumnya hanya sekadar komunitas lari biasa, kini bertransformasi menjadi wadah yang mampu mendorong perkembangan industri olahraga di Bantaeng.
Hal ini dibuktikan dengan kesuksesan BRC dalam menggelar berbagai event lokal serta partisipasi aktif di sejumlah ajang lari bergengsi,” ujar Andi Harianto.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa BRC merupakan perkumpulan positif yang tidak membatasi diri pada kesehatan fisik semata.
Selama 10 tahun terakhir, komunitas ini konsisten menggerakkan aksi sosial dan lingkungan demi mewujudkan kesehatan sosial masyarakat yang menyeluruh.
Semua pencapaian tersebut berhasil diraih berkat kolaborasi solid dengan pemerintah, sektor swasta, komunitas olahraga lain, hingga masyarakat luas.
“Sebagai penasehat dan mantan ketua, saya merasakan betul bahwa Ketua dan Pengurus BRC saat ini memiliki komitmen dan upaya yang sangat kuat untuk mempopulerkan olahraga lari di Bantaeng.
Mereka terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, memastikan gerakan ini tidak hanya tentang berlari, tetapi juga tentang dampak sosial dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Menutup momentum bersejarah ini, doa dan harapan terbaik dipanjatkan agar komunitas ini terus konsisten menebar manfaat bagi daerah.
“Dirgahayu BRC. Teruslah berbuat baik. Aamiin,” pungkas Andi Harianto.

Sementara itu, Ketua BRC Anita Karina Putri mengatakan, satu dekade perjalanan BRC bukan sekadar momentum perayaan, tetapi menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan untuk terus bangkit, bergerak, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Bantaeng.
“Sepuluh tahun penuh dengan cerita, perjuangan, dinamika, dan kebersamaan. Memasuki satu dekade, kami ingin BRC terus berkembang, bukan hanya sebagai komunitas lari, tetapi menjadi bagian dari ekosistem olahraga yang mampu menggerakkan masyarakat, UMKM, event olahraga, hingga promosi daerah,” ujar Anita.
Ia menegaskan, komitmen tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas olahraga, dan masyarakat.
“Tema Satu Dekade Berlari, Berkolaborasi, Bersatu dan Menginspirasi bukan sekadar slogan, tetapi menjadi komitmen kami untuk terus bergerak bersama. Kami ingin olahraga lari semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta daerah,” katanya.
Anita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan BRC. Ia berharap, di usia ke-10, BRC semakin solid, mampu melahirkan lebih banyak event olahraga, dan membuka ruang bagi generasi muda Bantaeng untuk berprestasi.
“Semoga BRC terus menjadi bagian dari gerakan membangun budaya hidup sehat sekaligus mendorong berkembangnya industri olahraga di Bantaeng,” pungkasnya. (Rehan)













































