BANTAENG, Teropong Barat.com — Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit, personel Kodim 1410/Bantaeng terus memantapkan keterampilan Pencak Silat Militer (PSM) sebagai salah satu kemampuan bela diri yang dimiliki prajurit TNI Angkatan Darat. Latihan dilaksanakan secara terarah dengan menitikberatkan pada penguasaan gerakan tangan, kaki, serta unsur seni dalam bela diri. Selasa (18/08/2026)
Latihan PSM merupakan bela diri khas TNI Angkatan Darat yang dipadukan dengan berbagai seni bela diri tradisional Indonesia. Perpaduan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan kemampuan bela diri prajurit yang tidak hanya mengedepankan teknik pertahanan dan serangan, tetapi juga kecepatan, ketepatan, kelincahan, keseimbangan, serta pengendalian diri.
Dalam latihan tersebut, personel Kodim 1410/Bantaeng secara bertahap mempraktikkan berbagai gerakan dasar hingga rangkaian gerakan yang membutuhkan koordinasi antara tangan, kaki dan tubuh. Setiap gerakan dilatih secara berulang agar prajurit memiliki refleks yang baik serta mampu menerapkan teknik secara tepat, cepat dan terukur sesuai dengan ketentuan latihan.
Selain meningkatkan kemampuan fisik, latihan PSM juga menjadi sarana membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, percaya diri dan memiliki mental yang kuat. Unsur seni dalam Pencak Silat Militer turut ditekankan untuk membangun keluwesan gerakan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya bela diri Indonesia.
Melalui latihan yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Kodim 1410/Bantaeng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya prajurit. Penguasaan Pencak Silat Militer diharapkan dapat menjadi bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok sekaligus mewujudkan prajurit TNI AD yang profesional, tangguh, disiplin dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. (Rehan)















































