Rumah Kebun Terbakar di Bantaeng, Hanguskan Seorang Pria

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:36 WIB

40529 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.CO, – Kebakaran rumah kebun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Kabupaten Bantaeng. Peristiwa kebakaran rumah yang memilukan ini terjadi tepatnya di kebun di Kp. Talle Desa Bonto Tappalang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng.

Rumah berkontruksi kayu dengan korban meninggal dunia adalah Lel. Yada bin Kammisi (56) Warga Kp. Talle Desa Bonto Tappalang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng. Rabu (18 Oktober 2023), sekitar pukul 01.30 Wita.

Hal itu dikatakan Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara SH, S.I.K, M.S melalui Kapolsek Tompobulu Akp Saharudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sampai saat ini, belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Untuk kronologi kejadian kata Kapolsek, kebakaran yang memilukan ini pertama sekali dilihat oleh saksi bernama Riswandi Bin Sa’ad (23) Kp. Talle Desa Bonto Tappalang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng.

Bermula ketika saksi Lel. Riswandi Bin Sa’ad dan Lel. Muh. Dalhik Bin Saharuddin berboncengan membeli rokok diwarung, saat itu dia melihat ada kobaran api di TKP kemudian memberitahukan kepada warga untuk bersama-sama memadamkan api.

Lebih lanjut Kapolsek Tompobulu menjelaskan, sekitar pukul 02.10 Wita, 1 (satu) unit armada pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kab. Bantaeng tiba di TKP dan langsung melakukan pemadaman yang dibantu masyarakat setempat.

Api baru dapat sepenuhnya dipadamkan pada pukul 02.30 Wita, selanjutnya Petugas Pemadam Kebakaran melakukan inspeksi secara menyeluruh guna mengantisipasi adanya titik api dan menemukan korban an. Lel. Lel. Yada Bin Kammisi dalam keadaan meninggal dunia hangus terbakar.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami Kerugian Materil 1 unit rumah kebun ukuran 3 X 2,5 M yang terbuat dari kayu rata dengan tanah ± Rp. 3.000.000, ungkap Kapolsek.

Selanjutnya korban dilakukan visum luar oleh dr. Annisa Verayanti dan dr. Yusniar (Puskesmas Labbo).

Usai di evakuasi, korban di bawa ke rumah duka di Kp. Lembayya Desa Parang Loe Kec. Eremerasa Kab. Bantaeng dengan menggunakan mobil Jenazah RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng.

Ditempat terpisah, Pemilik rumah kebun Sampara Bin H. Ubang (40) seorang ASN Bujang sekolah yang beralamat Kp. Talle Desa Bonto Tappalang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng menerangkan bahwa sekitar pukul 21.30 Wita dia menuju ke kebunnya untuk menyiram cengkeh dan merica miliknya dan selesai sekitar Pkl. 00.00 Wita lalu kembali kerumahnya yang berjarak kurang lebih 500 Meter.

Menurut keterangannya, si pemilik kebun Sampara tidak melihat adanya tanda-tanda orang yang bermalam di rumah kebun miliknya ataupun adanya cahaya api.

Dia baru mengetahui rumah kebun miliknya terbakar dan rata dengan tanah sekitar pukul 02.00 wita, kata Sampara.

Tak sampai disitu, Imbuh Sampara korban yang selama ini tinggal / menumpang di rumah Lel. Kadir dan setiap selesai makan malam keluar rumah kadang kembali dan kadang menginap di tempat lain.

“Korban selama ini berpindah-pindah tempat tinggal diseputaran Desa Bonto Tappalang karena tidak memiliki rumah sendiri,” ungkap Sampara.

Keterangan warga sekitar di TKP bahwa korban selama ini tidak memiliki musuh / pernah berselisih paham dengan masyarakat setempat.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara SH, S.I.K, M.Si mengaku prihatin terhadap kejadian ini, turut berdukacita dan semoga tidak terjadi lagi hal seperti ini

Pada kesempatan itu, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk waspada, antisipasi saat ini musim kemarau, jaga diri kita, rumah kita dan lingkungan kita.

“Satreskrim Polres Bantaeng saat ini melakukan penyelidikan terkait kejadian ini,” ucapnya singkat. (Opick)

Berita Terkait

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer
Kapolres Bantaeng Beri Materi Saat Hadiri Penandatanganan (MOU) Kerjasama Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BOVP) dengan Disnakerin
Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung
Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sat Res Narkoba Polres Sergai Ringkus Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu di Teluk Mengkudu
Kokohkan Disiplin dan Jiwa Pengabdian, Kodim 1410/Bantaeng Gelar Upacara Bendera Mingguan
Tiga Terduga Pelaku Peredaran Narkoba Diamankan Satuan Resnarkoba Bantaeng
Peduli Pendidikan di Pelosok, Kodim 1410/Bantaeng Bersama Warga Rehab Sekolah Jauh SD 13 Libboa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru