BIREUEN | Sebagai upaya untuk kesiapan program studi menghadapi proses akreditasi,, Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) di Fakultas Pertanian, Sains dan Peternakan (FAPERTA), Senin (5/10/2026).
Audit Mutu Internal dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan dan perkembangan program studi, khususnya dalam memenuhi berbagai standar serta dokumen yang diperlukan dalam menghadapi akreditasi.
Menurut ketua BPMI UNIKI, Aisyah A. Rahman, M.Pd., pelaksanaan audit merupakan bagian dari proses evaluasi dan pendampingan terhadap program studi agar berbagai kekurangan dapat segera disempurnakan.

“Audit ini untuk melihat sejauh mana persiapan prodi dalam menghadapi akreditasi. Kami juga kerap mengingatkan agar terus menyempurnakan berbagai kekurangan dalam menghadapi akreditasi nanti,” ujar Aisyah.
Menurutnya, evaluasi secara berkala penting dilakukan agar program studi dapat mengetahui bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki sekaligus memastikan seluruh persiapan akreditasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Sains dan Peternakan UNIKI, Mizan Maulana, S.P., M.Si., menyampaikan, pihak fakultas telah melakukan berbagai persiapan sejak awal sebagai bentuk keseriusan dalam menghadapi proses akreditasi.
“Persiapan sudah dilaksanakan sejak awal. Tim BPMI datang untuk melihat perkembangan sekaligus membantu menyempurnakan persiapan akreditasi Pertanian.
Kami berharap mendapatkan hasil akreditasi yang terbaik dan akan terus berusaha semaksimal mungkin,” ungkap Mizan.
Ia menambahkan, pihak fakultas akan terus melakukan pembenahan dan melengkapi berbagai kebutuhan yang masih diperlukan, sehingga seluruh proses persiapan akreditasi dapat berjalan secara optimal.
Selain itu untuk proses tersebut, kami juga telah memberitahukan seluruh Dosen agar dapat mendukung dan melibatkan diri untuk kelancaran proses seperti wawancara berterkaitan proses pembelajaran dan pengabdian.
Pelaksanaan AMI melalui audi dan evaluasi secara berkala, tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu di lingkungan UNIKI.
Sehingga diharapkan fakultas dan program studi semakin siap dalam meningkatkan kualitas tata kelola, pelaksanaan pendidikan, serta pemenuhan standar mutu perguruan tinggi.
BPMI UNIKI terus mendorong seluruh fakultas dan program studi untuk menjadikan proses penjaminan mutu bukan hanya sebagai persiapan menghadapi akreditasi, tetapi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan

















































