Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:50 WIB

40191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Tenggara Agaranews.net. Proyek peningkatan ruas Jalan Simpang Lawe Desky–Muara Setulen, Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara,
diduga minim pengawasan. Sejumlah pekerjaan di lapangan disebut masih menyisakan persoalan dan diduga belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis, maupun rencana pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp7.734.562.161,73, dengan Nomor Kontrak 02.-AC/Bang/PUPR/APBA/2026, dan dikerjakan oleh CV ASJALSEN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan terhadap proyek tersebut mencuat setelah bersama tim melakukan pemantauan langsung ke lokasi pekerjaan.

Menurut dari hasil pemantauan ditemukan sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai belum menunjukkan progres sebagaimana mestinya. Beberapa pekerjaan bahkan terlihat belum tuntas dan terdapat bagian yang terkesan terbengkalai.

Ia juga mempertanyakan kesesuaian antara nilai kontrak, waktu pelaksanaan, serta progres pekerjaan yang terlihat di lapangan.
“Kalau melihat nilai kontrak dan waktu pelaksanaan yang tersisa, perlu dipertanyakan apakah seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas sesuai spesifikasi yang dipersyaratkan,”

Selain persoalan progres pekerjaan. juga menyoroti aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dalam pemantauannya, ditemukan sejumlah pekerja yang disebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, seperti helm keselamatan, sepatu pelindung maupun rompi kerja.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pihak pelaksana maupun instansi terkait, mengingat pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

“Keselamatan pekerja seharusnya menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam setiap pekerjaan konstruksi. Penggunaan APD harus menjadi standar utama di lokasi proyek,” tegasnya.

Sementara itu, awak media telah berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana, CV ASJALSEN, melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait sejumlah temuan dan sorotan tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor belum memberikan tanggapan.

Proyek peningkatan ruas jalan tersebut diharapkan dapat mendukung akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah Aceh Tenggara menuju kawasan Muara Setulen hingga Subulussalam.

Karena itu, kualitas pekerjaan, kesesuaian dengan spesifikasi teknis, keselamatan kerja, serta pengawasan terhadap pelaksanaan proyek menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Masyarakat juga berhak mendapatkan hasil pembangunan yang berkualitas, sesuai nilai kontrak dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai aturan, pengawasan dari pihak terkait dinilai perlu diperkuat hingga proyek tersebut selesai dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif. (TIM)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat
Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap
Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Galian C Berkedok Penanganan Banjir di Bambel Gabungan, Tanggul Setengah Jadi dan Hukum Dilabrak di Kali Alas

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Polres Batu Bara Salurkan 105 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Gambus Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:11 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:39 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako

Berita Terbaru