Sungai Besitang Meluap: Ratusan Warga Mengungsi,Pemkab Langkat Salurkan Logistik dan Layanan Kesehatan

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:52 WIB

4070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Kegiatan Plt.Bupati Langkat Tiorita Surbakti

Dokumentasi Foto Kegiatan Plt.Bupati Langkat Tiorita Surbakti

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

LANGKAT,Teropong Barat.com— Ratusan rumah di Kecamatan Besitang dan Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Besitang meluap sejak Minggu (11/10/2026).

 

 

Berdasarkan data sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Langkat, sebanyak 719 kepala keluarga (KK) terdampak luapan air tersebut.

 

 

Rincian wilayah terdampak di Kecamatan Besitang meliputi Desa Sekoci dengan ketinggian air mencapai 100–150 cm (70 KK), Desa Arasnapal 50–100 cm, serta Kelurahan Kampung Lama 10–30 cm.

 

Selain itu, banjir juga melanda Dusun Sejambu (220 KK), Dusun Sidodadi (240 KK), Dusun Pantai Pulau (75 KK), dan Dusun Suka Ramai (114 KK).

 

 

Hingga Senin (12/10/2026), BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

 

Selain merendam permukiman, derasnya arus sungai akibat curah hujan tinggi juga mengikis tanah penyangga dan tembok penahan pondasi jembatan di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian.

 

 

Ratusan Warga Mengungsi

Untuk menjamin keselamatan warga, petugas gabungan membuka sejumlah titik pengungsian. Di Kecamatan Besitang, empat posko didirikan di Dusun Sekoci (40 KK), Dusun Sidodadi (80 KK), Dusun Suka Ramai (120 KK), dan Dusun Sejambu (30 KK).

 

 

Selain posko resmi, sekitar 300 warga Kelurahan Kampung Lama mengungsi di Masjid Raya Besitang, sementara 70 warga Desa Sekoci bertahan di kompleks madrasah setempat.

 

 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Langkat, Ansyari, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan pada Senin sore, debit air di beberapa titik seperti Desa Sekoci mulai berangsur surut.

 

 

“Meski air mulai surut, pemantauan dan kesiapsiagaan personel di Posko Pusdalops tetap berjalan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan,” ujar Ansyari.

 

 

Penyaluran Bantuan dan Layanan Kesehatan

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui koordinasi Plt. Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti bersama BPBD, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan dan desa mulai menyalurkan bantuan logistik secara bertahap.

 

 

Bantuan yang telah didistribusikan ke lokasi pengungsian mencakup bahan pangan berupa beras, mi instan, telur, dan minyak goreng. Selain itu, Dinas Sosial juga menyerahkan perlengkapan keluarga (family kit), pakaian anak dan dewasa, selimut, serta tenda darurat kepada Camat Besitang untuk segera dibagi ke warga.

 

 

Di sektor kesehatan, Puskesmas Besitang menyiagakan layanan medis 24 jam dan menerjunkan tim kesehatan secara bergerak (mobile) ke tempat-tempat pengungsian. Sebagian besar warga keluhan mengalami batuk dan pilek.

 

 

Meski demikian, pelayanan kesehatan di Desa Sekoci sempat terkendala akses jalan yang terputus akibat terendam air. Untuk sementara, tenaga bidan Pos Kesehatan Desa (Pustu) memanfaatkan persediaan obat-obatan yang ada guna memberikan pertolongan pertama kepada warga.

 

 

Pemkab Langkat memastikan sinergi lintas sektor terus dilakukan hingga kondisi lingkungan dan aksesibilitas warga berangsur pulih sepenuhnya.

 

 

 

Pewarta: Lufti

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB