Aminullah Usman Harapkan Kab/kota se-Aceh Dirikan LKS Mikro

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 29 Desember 2023 - 22:29 WIB

40265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

* Untuk Berantas Rentenir dan Bantu UMKM

Banda Aceh – Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, Aminullah Usman, mengharapkan seluruh kabupaten dan kota se-Aceh mendirikan Lembaga Keuangan Syariah Mikro, Jumat, 29 Desember 2023.

Menurut mantan Wali Kota Banda Aceh itu, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) punya harapan besar dapat ikut berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kecil di Aceh khususnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkhususnya ialah untuk berantas rentenir yang selama ini cukup meresahkan di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Aminullah, dalam pengentasan kemiskinan di Aceh, pemerintah juga dapat menggunakan anggaran pembangunan daerah. “APBA, APBD atau APBK juga didasarkan untuk membangun aset-aset produktif, aset yang dapat memberdayakan masyarakat di masing-masing daerah.”

Menurut Aminullah, membangun aset dari APBA untuk APBA, seperti membangun Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang punya multi-fungsi.

“Di Banda Aceh, kita pernah mendirikan LKMS Mahirah Muamalah. Mahirah memberi bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM dengan segala produknya. Masyarakat pun memiliki usaha sendiri, mengembangkan usahanya, bahkan menjadi terobosan dalam memerangi rentenir,” kata Aminullah.

Kemudian, dalam masa jangka panjang, lembaga keuangan milik daerah itu dapat berkontribusi bagi pendapatan keuangan daerah. “Dan, LKMS ini bisa diimplementasikan di seluruh daerah di Aceh secara umumnya,” ucapnya optimis.

PT LKMS Mahirah Muamalah sendiri merupakan sebuah lembaga keuangan syariah di Aceh yang bertujuan membantu masyarakat dan UMKM agar terhindar dari maraknya rentenir ilegal yang menawarkan pinjaman.

Caleg DPR RI dapil II Aceh dari Partai PAN itu juga mengatakan, lembaga ini lahir karena adanya Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh No.11 Tahun 2018.

“Bahwasanya dasar yang mendasari itu adalah upaya legalisasi syariat islam”, ucapnya

Aminullah Usman sebagai inisiator Mahirah, bercita-cita menciptakan syariat islam secara menyeluruh di tanah Serambi Mekkah ini.

Sedangkan rentenir yang meminjamkan uang kepada masyarakat tidak berdasarkan aturan syariat islam yang berlaku, sehingga dirinya berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Aminullah pun menyampaikan kesuksesan Mahirah kemudian menuai banyak apresiasi, baik level provinsi dan nasional yang kemudian banyak dipelajari daerah lain untuk diterapkan ketika ia menjabat wali kota.

Ia menyampaikan sekilas ketika dirinya diamanahkan menjadi wali kota tahun 2017 sampai 2022. Katanya, banyak hal yang dilakukan untuk kepentingan rakyat.

Diantaranya yang paling menonjol adalah menekan angka kemiskinan. Katanya, ketika dirinya diberikan kepercayaan dan bekerja selama lima tahun angka kemiskinan berhasil turun menjadi 7,13 persen, dan satu-satunya daerah yang angka kemiskinannya dibawah dua digit di Aceh.

“Kita memerankan Baitul Mal untuk membantu fakir miskin, disabilitas, dan anak yatim pada umumnya. Di samping itu kita berhasil meningkatkan peran UMKM guna mendukung penurunan angka pengangguran dan kemiskinan,” ungkapnya.

Ia menceritakan berkembangnya usaha kecil pada masanya dengan berbagai tantangan termasuk ketergantungan para pelaku UMKM dari rentenir.

“Saat saya pertama menjabat sebagai wali kota pada 2017, saat itu jumlah UMKM 8.900. Alhamdulilah selesai saya bertugas UMKM bertumbuh pesat menjadi 17.300. Dan yang paling berkesan bagi saya, kita berhasil memberantas rentenir di Banda Aceh,” katanya lagi.

Pada saat awal menjabat, lanjutnya, dilakukan survey oleh lembaga terkait, ditemukan 80 persen pelaku usaha kecil di Banda Aceh berurusan dengan rentenir.

“Rentenir itu kerjanya adalah untuk memiskinkan rakyat. Solusinya, kita berhasil membangun Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah yang satu-satunya di Indonesia bahkan, yang membantu UMKM di kota ini dan akhirnya kita bisa menekan ketergantungan pelaku usaha kecil ini dengan rentenir menjadi dua persen saja,” pungkasnya.

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
Banding Jaksa Ditolak, Warga Kampong Menang atas Sengketa Lahan dengan PT Laot Bangko
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Isu “Pengungsi Rekayasa” di Bireuen, Kapolda Aceh Turun Tangan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 02:51 WIB

Agus Kliwir Ajak PWI dan IJTI Tertibkan Perusahaan Pers, Tekankan Pentingnya 5W+1H

Rabu, 29 April 2026 - 21:58 WIB

Tuntut Realisasi CRS Perusahaan, GPPM Lakukan Aksi di Kantor Bupati

Selasa, 28 April 2026 - 23:35 WIB

Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Selasa, 28 April 2026 - 19:34 WIB

Targetkan Rampung 2 Pekan ,Kapolres Langkat Pastikan Renovasi Jembatan Sang Bhayangkara Berjalan Lancar

Selasa, 28 April 2026 - 11:01 WIB

Sinergi dan Evaluasi: DPRD Mesuji Bedah LKPJ Bupati 2025 serta Tuntaskan Polemik Tapal Batas Rawa Jitu Utara

Selasa, 28 April 2026 - 05:25 WIB

Korban Banjir Tanjung Pura Menanti Kepedulian: Bantuan Dinilai Belum Menyentuh Warga

Senin, 27 April 2026 - 23:00 WIB

Wakil Bupati Langkat Tiorita Pimpin Upacara Otoda ke- XXX, Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah

Minggu, 26 April 2026 - 20:26 WIB

Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti Membuka Musda PMS di Stabat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Abdya Juga Hadir di Tengah Duka Warga

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:43 WIB