BANTAENG Teropong Barat.com, — Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan edukasi kesehatan di wilayah binaannya, Serka Bahar Syam, Babinsa Desa Bonto Salluang Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng, menghadiri kegiatan Seminar KKN Profesi Kesehatan Angkatan ke-67 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang dilaksanakan di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Jum’at 11 Juli 2025.
Seminar ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN Profesi UNHAS yang bertujuan untuk memberikan edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai unsur masyarakat dan aparat, di antaranya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Ibu Ernawati, Kepala Puskesmas Kecamatan Bissappu
2. Abd. Asis, Ketua BPD Desa Bonto Salluang
3. Serka Bahar Syam, Babinsa Desa Bonto Salluang
4. Bripka Darwis, Bhabinkamtibmas
5. Para Kepala Dusun, Ketua RK dan RT
6. Bidan Desa dan para kader kesehatan
7. Para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pendidik
8. Peserta KKN Profesi UNHAS Makassar
Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa seminar ini mengangkat berbagai tema penting terkait upaya preventif dalam bidang kesehatan masyarakat, termasuk gizi, stunting, sanitasi, dan penyakit menular.
Serka Bahar Syam menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seminar ini dan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan wawasan dan pola hidup sehat.
> “Kami dari unsur TNI sangat mendukung program-program edukatif seperti ini. Harapan kami, masyarakat bisa mengambil manfaat dari apa yang disampaikan para mahasiswa KKN, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Serka Bahar.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari warga dan peserta, menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu-isu kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan mereka.
Melalui sinergi antara institusi pendidikan, aparat kewilayahan, dan masyarakat, diharapkan program KKN Profesi Kesehatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam pembangunan sektor kesehatan di wilayah pedesaan. (*/Opick)
















































