KERINCI – Langkah politik Boy Edwar menuju kursi kepemimpinan DPD II Partai Golkar Kabupaten Kerinci semakin mantap. Tepat pada Senin (09/02/2026), politisi senior sekaligus Wakil Ketua DPRD Kerinci ini resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kerinci periode 2026-2031.
Kedatangan Boy Edwar di kantor DPD Golkar disambut hangat oleh fungsionaris partai dan jajaran panitia Musyawarah Daerah (Musda). Boy menyerahkan berkas pendaftaran secara langsung kepada Ketua Steering Committee (SC) di tengah sorak-sorai dukungan para kader yang hadir.
Peluang Menang Mutlak
Ketua SC Musda Golkar Kerinci mengungkapkan bahwa hingga hari ini, dukungan dari pemilik suara (PK-PK) tampak solid mengarah ke satu nama. Berdasarkan dinamika yang ada, ia memberikan sinyal kuat bahwa pemilihan ketua dalam Musda kali ini berpotensi besar diselesaikan tanpa melalui pemungutan suara sengit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berkas yang diserahkan Pak Boy Edwar sudah kami terima dan akan segera diverifikasi. Melihat arus dukungan dari tingkat kecamatan yang sangat masif dan sejauh ini belum ada kandidat lain yang memiliki basis dukungan serupa, kami melihat potensi aklamasi sangat terbuka lebar pada Musda kali ini,” ujar Ketua SC kepada awak media.
Misi “Menguningkan” Kerinci
Sementara itu, Boy Edwar dalam keterangannya setelah penyerahan formulir menyatakan bahwa niatnya kembali memimpin Golkar adalah demi memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput. Ia menegaskan pentingnya soliditas kader untuk menghadapi kontestasi politik di masa depan.
“Pengembalian formulir ini adalah bukti keseriusan saya untuk kembali mengabdi dan membesarkan Partai Golkar di Bumi Sakti Alam Kerinci. Target kita jelas, memperkuat konsolidasi dan memastikan Golkar tetap menjadi rumah aspirasi yang kuat bagi masyarakat,” tegas Boy Edwar dengan penuh optimisme.
Ia juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan adalah kunci utama. “Jika memang nanti diputuskan secara aklamasi, itu artinya kemenangan bersama. Fokus kita bukan lagi soal siapa ketua, tapi bagaimana membawa Golkar menang di setiap lini,” pungkasnya

















































