Deputi Bidang RMPKPO Kemenko PMK RI Bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Gelar Seminar Gerakan Nasional Revolusi Mental

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 10:31 WIB

40404 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – TEROPONG BARAT.COM || Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Kerinci, bersama dengan Deputi Bidang RMPKPO Kemenko PMK RI, menggelar seminar bertajuk Gerakan Nasional Revolusi Mental di Aula BPSDM Provinsi Jambi, pada 20 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kolaborasi antar berbagai pihak dalam membangun bangsa yang berdaya saing melalui transformasi mental, baik bagi individu maupun masyarakat adat.

Seminar yang mengusung tema “Transformasi Individu dan Masyarakat Adat dalam Membangun Bangsa yang Berdaya Saing” ini dihadiri oleh sejumlah narasumber profesional. Di antaranya adalah Prof. Warsito,DEA,Ph.D Deputi Bidang RMPKPO Kemenko PMK RI yang di wakilkan Paparannya Dr. Ivan Syamsurizal ST.MT Asisten Deputi Bidang Kordinasi Revolusi Mental,Pemajuan Kebudayaan,dan Prestasi ,Bendahara Fokal IMM Jambi Indria Mayesti Mukti, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Jambi Hadial Putra, Ketua GP Ansor Bungo Andi Putra, serta Wahyu Iskandar, Wakil Rektor 1 Inisma yang bertindak sebagai moderator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru Kurniawan, Ketua Pelaksana Seminar, dalam sambutannya menyatakan bahwa tema yang diangkat bertujuan untuk menjawab tantangan zaman dan mendukung perubahan positif di kalangan masyarakat. “Kami percaya, puluhan peserta yang hadir dapat membawa transformasi ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat adat,” ujar Heru.

Andi Putra, Ketua GP Ansor Bungo, yang juga menjadi pemateri, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah untuk melindungi dan memperkuat wilayah adat yang kini menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait eksploitasi sumber daya alam. “Kegiatan seperti ini membuka paradigma baru bagi masyarakat adat, agar bersama-sama menjaga keutuhan wilayah adat serta melestarikan tradisi ekonomi lokal yang semakin tergerus,” paparnya.

Indria Mayesti Mukti, Bendahara Fokal IMM Jambi, menambahkan bahwa seminar ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang pentingnya revolusi mental bagi berbagai kalangan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat adat. Ia menekankan perlunya kolaborasi nyata antara masyarakat adat dan pihak swasta, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang bernilai ekonomi. “Masyarakat adat dapat menjadi mitra strategis dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” kata Mayesti.

Lebih lanjut, Mayesti mengungkapkan bahwa kolaborasi ini juga mencakup program pemberdayaan masyarakat adat, seperti pelatihan pengembangan usaha, peningkatan kesehatan, dan pengelolaan kawasan konservasi. “Kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adat dalam pengelolaan kawasan konservasi akan sangat penting untuk menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, pengembangan wisata berbasis masyarakat adat juga dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan,” tutup Mayesti.

Seminar ini dihadiri oleh 85 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Inisma, anggota AMAN Kabupaten Kerinci, serta perwakilan dari PW IPM Jambi dan PW Pemuda Muhammadiyah Jambi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan pihak swasta dalam membangun Indonesia yang lebih berdaya saing.

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung
Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Lapas Kelas IIA Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kejari Binjai
APBK Aceh Singkil 2026 Akhirnya Disahkan
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Terima Rekomendasi LKPJ 2025,Pemkab Langkat Fokus Perbaiki Layanan dan Tuntaskan Masalah Lahan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:39 WIB

Menguji Integritas Ade Kurniawan, Di Balik Skandal Klarifikasi Palsu UPTD VI BMBK Lampung

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Umum LPK-GPI Muhammad Ali, S.H. Soroti Dugaan Jual Beli LKS di SDN 2 Way Halim.

Senin, 26 Januari 2026 - 22:38 WIB

Police Goes to School! Bhabinkamtibmas Polsek Banjar Agung Tanamkan Edukasi Anti Narkoba, Anti Bullying, dan Bijak Bermedsos di SMPN 03

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:20 WIB

Polsek Banjar Agung Tancap Gas Tengah Malam, Satkamling Diperkuat Demi Jaga Kondusifitas Wilayah Tulang Bawang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:47 WIB

Gelorakan Hidup Sehat, Polres Tulang Bawang Tunjukkan Soliditas Lewat Senam Aerobik Bersama

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:48 WIB

Bangun Moral dan Spiritual Personel, Polres Tulang Bawang Gelar Binrohtal Islam Penuh Kekhidmatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:02 WIB

Arahan Kapolda Lampung Jadi Momentum Penguatan Soliditas dan Kinerja Jajaran Kapolres Tulang Bawang Tegaskan Jaga Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:26 WIB

Jamin Kondusifitas Sengketa Lahan Tiga Kampung Masuk Tahap Penentuan Titik, Polda Lampung dan Polres hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, dan berkeadilan.

Berita Terbaru

NASIONAL

“Mediasi gagal, sengketa kantor PDIP REMBANG NAIK RING”

Jumat, 24 Apr 2026 - 01:59 WIB