Gara-Gara SIM, Kasatlantas Polres Bireuen Diduga Ancam Wartawan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 10:59 WIB

40421 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Anas, Ketua Aji Bireuen

BIREUEN – Kasatlantas Polres Bireuen Iptu Aditia Hadamto SIK diduga mengeluarkan kata-kata bernada ancaman terhadap Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen melalui pesan WhatsApp pada Rabu 23 April 2025.

Kejadian dugaan pengancaman itu berawal Ketua AJI Bireuen yang juga Pimred media Lintas Nasional, mengirim pesan meminta atensi pembuatan SIM adik kandungnya di kantor Satpas, yang kemudian direspon dengan baik serta diminta mengirimkan kartu Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama adik saya ke Kantor Satpas, menemui salah satu petugas untuk membuat SIM A, petugas meminta agar saya menghubungi Kasatlantas langsung, yang diminta oleh Kasatlantas termasuk mengirimkan ID Card saya penuhi, kemudian melakukan pembayaran melalui petugas senilai 120 Ribu sesuai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB), tidak lama kemudian keluar SIM sesuai dengan permintaan,” ungkap Anas kepada awak media pada Rabu 23 April 2025.

Lanjut Anas, berselang beberapa jam Kemudian, Iptu Aditia mempermasalahkannya serta mengirim pesan “Bukan untuk diri sendiri pak Ya?

“Saya memberitahukan bahwa SIM tadi untuk adik kandung serta dibalas oleh Kasatlantas ‘mohon maaf untuk selain pers tidak saya bantu,” tutur Anas

Kemudian Iptu Aditia menelpon melalui melalui panggilan WhatsApp dengan nada tinggi, mengatakan bahwa selain wartawan tidak akan dibantu.

“Tanpa sempat saya jawab, dia langsung memutuskan panggilan, kemudian saya balas tidak apa-apa pak Kasat saya akan membayar kembali seperti pembuatan SIM A melalui Biro Jasa yaitu senilai 450 Ribu,” imbuhnya

“Saya juga mempertanyakan kenapa Kasatlantas berbicara seperti itu melalui telepon, sembari mengatakan “Selama ini Satpas SIM tidak berjalan seperti aturan, Harga SIM A 120, harga SIM C 80 Ribu, tapi kenyataan Harganya mencekik leher,” lanjut Anas

Kemudian Kasatlantas mengirimkan pesan WhatsApp bernada ancaman “Silahkan saja, kami sudah sesuai aturan, jangan main-main dengan kami, dikasih hati minta jantung, kemudian pesan tersebut ditarik kembali,” demikian balas Kasatlantas

“Saya mempertanyakan apa maksud Kasatlantas, dan gak perlu main ancam, saya tadi bayar 120 ribu sesuai PNPB, kalau memang keberatan akan saya lakukan pembayaran tambahan,” lanjut Anas

Kemudian Kasatlantas mengirimkan pesan, “Baik Bapak untuk yang 1 nya hari ini saya suruh Baur nya untuk minta bantu Dokkes lengkapi syaratnya, untuk kedepan saya minta tolong utk Pers yang buat SIM khusus anggota Pers saja yg bisa kita bantu bapak ya..yg lainnya agar dilengkapi persyaratan nya,”

Anas menilai Kasatlantas Polres Bireuen yang baru menjabat tersebut mempertontonkan sikap arogansi dengan mengeluarkan kata-kata bernada ancaman.

“Memang saya bukan dalam posisi peliputan, tapi saya hanya meminta bantuan pembuatan SIM agar tidak melalui biro jasa, karena sudah jadi rahasia umum harga SIM A melalui biro jasa mencapai 450 ribu sementara sesuai BNPB harga SIM A hanya 120 ribu,” kata Anas lebih lanjut

Anas menyebutkan, setelah melakukan pembayaran melalui petugas dan SIM sudah dicetak, seharusnya sudah selesai, jika uang 120 Ribu tidak cukup bisa diminta melakukan penambahan bukannya mempertontonkan arogansi.

“Ini dengan kami media saja seperti ini, bagaimana dengan masyarakat biasa, seharusnya seorang Kasatlantas bisa mengayomi sesuai dengan semboyan Presisi yang digaungkan oleh Kapolri, Saya berharap sikap Kasatlantas seperti itu perlu mendapat teguran dari Pimpinan agar tidak terulang lagi di kemudian hari,” pungkas Ketua AJI Bireuen

Berita Terkait

Program Magister Manajemen UNIKI Gelar Yudisium Lulusan Angkatan XVII
Fakultas Teknik Universitas Almuslim Dorong Mahasiswa KIP Menjadi Duta Kampus
16 Dosen FKIP UNIKI Raih Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2026
Perkuat Ketahanan Pangan Mahasiswa Umuslim Manfaatkan Material Tanah Sedimen untuk Budidaya Padi dan Hortikultura Dalam Polibag
Keluarga Besar Mahasiswa FT Umuslim Berbagi Takjil kepada Anak Yatim Piatu
Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana
Mahasiswa Umuslim hadirkan Mesin Filter Air Siap Konsumsi untuk Warga Pante Lhong
Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Kolaborasi dengan NGU Jepang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:46 WIB

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora Dilaporkan Meninggal Dunia Setelah Menjadi Korban Penikaman Oleh Orang Tak Dikenal (OTK) 

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Prajurit Pasmar 2 bersatu padu bersama warga Tengger Bromo bersih-bersih lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Jumat, 17 April 2026 - 21:50 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Gantung di Ulu Sosa

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WIB

PENJEMPUTAN TAMU RAKER YAYASAN J.B. SITANALA.

Berita Terbaru