
STABAT, Teropong Barat – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Langkat menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) di Stabat, Rabu (30/9/2026). Forum ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, merumuskan program kerja, serta menyusun agenda pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat periode mendatang.
Dalam rapat tersebut, sosok Tiorita br Surbakti mendapat dorongan kuat dari jajaran kader, pimpinan kecamatan, hingga Fraksi Golkar DPRD Langkat untuk kembali memimpin partai pada Musda yang direncanakan berlangsung bulan depan.
Dukungan itu disuarakan oleh sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Golkar yang mewakili tiga wilayah pemilihan, antara lain Jon Binsar Ketaren dan Sidarita Ginting (Langkat Hulu), Nazlan dan Riki Sapariza (Langkat Hilir), serta Sarno (Teluk Aru).
Para legislator tersebut menilai Tiorita berhasil membawa Golkar makin dekat dengan masyarakat. Salah satu pertimbangannya adalah kepedulian partai saat merespons bencana banjir pada tahun 2025 lalu, serta konsistensinya dalam menjaga soliditas internal.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sri Bana PA, Sekretaris DPD Golkar Langkat H. Munhansyar, fungsionaris DPD, pimpinan kecamatan (PK), serta unsur organisasi pendiri dan yang didirikan, seperti AMPG, KPPG, SOKSI, Kosgoro 1957, MKGR, dan Hasta Karya.
Dalam arahannya, Tiorita br Surbakti menyampaikan apresiasi atas soliditas seluruh pengurus hingga tingkat kecamatan dan organisasi sayap.
“Rapat koordinasi ini adalah bukti soliditas kita. Kita ingin Musda berjalan lancar dan menjadi momentum kebangkitan Golkar di Langkat,” ujar Tiorita.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus membesarkan partai dan mengabdi kepada masyarakat. “Di Partai Golkar ini, manfaatkan saya untuk membesarkan partai dan memberi manfaat bagi masyarakat hingga ke tingkat bawah, yaitu desa dan kelurahan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat, H. Munhansyar, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Langkat dirancang untuk menjadi contoh bagi daerah lain. Usai Musda, pihak partai telah menyiapkan program penguatan kapasitas kader.
“Setelah Musda ini, akan diadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Politik bagi para kader. Ini bagian dari persiapan strategis menuju 2029. Target kita adalah meraih 15 kursi di Parlemen Kabupaten Langkat,” terang Munhansyar.
Adapun agenda utama Musda Golkar Langkat mendatang akan berfokus pada empat hal strategis: konsolidasi internal hingga ke tingkat desa/kelurahan, peningkatan kapasitas kader melalui Bimtek Sekolah Politik, penyusunan program kerja berbasis kesejahteraan masyarakat, serta pemantapan target pencapaian 15 kursi pada pemilu legislatif mendatang.


















































