Jalan lintas Kisaran–Pematang Siantar di Buntu Pane, Asahan, nyaris putus akibat longsor,

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 19:51 WIB

4044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan //Teropongbarat.com  Warga keluhkan kerusakan 15 KM selama 2 tahun tanpa perbaikan, akses ekonomi terancam. Asahan, – Jalan lintas Kisaran–Pematang Siantar di Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan nyaris putus akibat longsor. Terlihat separuh badan jalan sudah longsor di sisi jurang yang membuat kendaraan harus bergantian melewatinya. Warga khawatir jalan akan putus total. Selain itu, sudah banyak kecelakaan yang terjadi akibat jalan rusak terutama di malam hari.

AT, seorang warga Buntu Pane, mengungkapkan kekecewaannya saat ditemui pada Senin (23/3/2026). Ia menyebut kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung sekitar dua tahun tanpa adanya perbaikan nyata dari pemerintah daerah meskipun sudah melakukan berbagai aksi.

“Sudah tiga kali disurvei, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami hanya bisa menunggu karena berbagai aksi yang sudah dilakukan tak mendapatkan aksi nyata dari pemerintah, sementara kondisi jalan makin parah,” ujarnya dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AT, kerusakan jalan bahkan mencapai sekitar 15 kilometer, dipenuhi lubang besar yang sulit terlihat, terutama di malam hari. Tak heran jika kecelakaan kerap terjadi, bahkan tak sedikit kendaraan roda dua maupun roda empat yang rusak akibat menghantam jalan berlubang.

Hal senada juga disampaikan SG, warga lainnya. Ia merasa pemerintah seolah menutup mata terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat setiap hari.

“Kami ini bergantung penuh sama jalan ini. Kalau putus, kami mau lewat mana lagi? Biaya jadi mahal, hasil panen pun bisa rugi. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius,” katanya.

Kekhawatiran warga semakin besar seiring kondisi jalan yang terus tergerus longsor. Mereka berharap pemerintah daerah, khususnya Gubernur Sumatera Utara, segera mengambil langkah nyata sebelum akses vital ini benar-benar terputus.

Di balik lubang-lubang jalan yang menganga dan badan jalan yang nyaris hilang, ada harapan warga yang perlahan ikut terkikis menanti perhatian yang tak kunjung datang

Redaksi//

Teropongbarat.com

Ysf

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Padangsambian Kaja Laksanakan Pemantauan Pemilahan Sampah di PDU Kota Denpasar
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 
Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan
Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 
Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa
Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru