Jalan Nasional Provinsi Muara Situlen Gelombang Agara Terrndam Banjir Bandang Putus Total

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2024 - 04:40 WIB

40646 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto dokumentasi putus nya jalan provinsi Muara setulan menuju Gelombang Agara Tak Bisa dilewati sarana transportasi setempat sabtu (21/12)2024 (poto/teropong barat com/sadikin)

Kutacane, teropong Barat Com – Jalan Nasional Provinsi Muara Situlen -Gelombang Putus total akibat jembatan Penghubung Kane Mende-Bukit Bintang Indah Kecamatan Leuser Aceh
Tenggara hanyut disapu Banjir Bandang.sabtu (21/12)2024.

Dalam peristiwa banjir Bandang tersebut Hubungan Ibu kota kecamatan dengan 15 desa di Kecamatan Leuser Aceh Tenggara itu putus total setelah satu unit jembatan hanyut diterjang banjir yang terjadi akibat ganasnya aliran sungai Muara setulen setempat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa kronologis Putusnya jembatan di ruas jalan Provinsi Muara Situlen (Aceh Tenggara) – Gelombang (Kota Subulussalam) tepatnya di wilayah yang menghubungkan Kute Kane Mende – Gajah Mati Bukit Bintang Indah tersebut, membuat akses dari dan ke sebagian besar wilayah Kecamatan Leuser lumpuh total, akibat tak bisa dilewati kendaraan roda dua, tiga dan roda empat sebagai alat transportasi itu.

Sementara itu bahwa kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Agara, M.Asbi Selian kepada wartawan Sabtu (22/12)2024 membenarkan putus totalnya hubungan belasan desa di wilayah pegunungan tersebut,sehingga akibat jembatan penghubung Desa Kane Mende – Bukit Bintang Indah di ruas jalan Provinsi Muara Situlen – Gelombang hanyut terseret banjir bandang setempat, ucapanya.

Lebih lanjut bahwa sampai saat ini, ujar Asbi Selian didampingi Camat Leuser, Dian Iskandar, warga Kecamatan Leuser yang hendak bepergian ke ibukota kecamatan dan ke wilayah Kecamatan Babul Makmur, serta sebaliknya, terpaksa antrean dan sebagian lagi menunda perjalanan karena jalan tak bisa lagi dilewati kendraan bermotor sebagai sarana alat transportasi tersebut.

Selanjutnya bahwa Warga Kecamatan Leuser terlihat antre menunggu mopen dan mobar di seberang badan ruas jalan provinsi yang hanyut diterjang banjir bandang tersebut.

Oleh karena itu bahwa “Kepala UPTD 10 Nawawi telah menyampaikan laporan terkait jalan provinsi yang putus di Kecamatan Leuser tersebut, jadi kita tinggal menunggu kabar dari PUPR Provinsi Aceh, jika sudah ada kabarnya, kita juga akan menurunkan alat berat membantu perbaikan secara darurat agar bisa dilewati kendaraan bermotor,” tegas Asbi Selian.menambahkanya lagi.

Pada peristiwa banjir ini juga bahwa selain membuat jembatan di ruas jalan provinsi di Kecamatan Leuser hanyut, terang Kalaksa, hujan deras cukup tinggi itu serta dengan intensitas tinggi tersebut juga membuat ruas jalan nasional di Kuning Kecamatan Bambel terendam air, akibat jebolnya tanggul pengaman sungai di Lawe Kinga di kawasan Lawe Hijo.kutacane Agara itu.

Sementara itu lagi bahwa Camat Leuser, Dian Iskandar didampingi Sekcamnya Leuser, Usman kepada wartawan menambahkan, jembatan hanyut, dan jalan provinsi yang putus total di Kecamatan Leuser, diawali dengan guyuran hujan deras di bagian hulu sungai kecil.

Sehibgga bahwa akibatnya, jembatan yang menghubungkan Kute Kane Mende- Gajah Mati Bukit Bintang Indah yang terletak di ruas jalan Provinsi tersebut, putus total dan hubungan 15 desa dengan ibukota Kecamatan LeuserAgara itu putus total.

Terkait peristiwa musibah banjir saat ini warga Leuser sangat membutuhkan perhatian Pemerintah untuk memperbaiki jembatan yang hanyut tersebut, karena jika tak segera ditangani, dikhawatirkan akan membuat harga kebutuhan pokok melambung dan harga pertanian serta hasil perkebunan warga anjlok ke titik urat nadi terendah demikan hasil liputan laporan melaporkan sementara sabtu 21 Desember akhir tahun 2024 Jelang tahun baru 2025 ini dari kuta cane Aceh Tebggara (sadikin)

Berita Terkait

LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Dana Iklan Diskominfo Aceh Tenggara Disorot, Pemda Diminta Transparan Soal Kerja Sama Media
Pemda Aceh Tenggara Gelar Kontes Durian Lokal Ke-Dua, Hadirkan Pengusaha Medan untuk Membuka Akses Pasar, Namun Menuai Beragam Tanggapan dan Kritik di Media Sosial
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:10 WIB

Polsek Lima Puluh Gelar Patroli Malam & Pemantauan Stok BBM: Pasokan Terjamin, Situasi Aman dan Kondusif

Selasa, 8 September 2026 - 15:02 WIB

Perantau Asal Riau Jadi Pengedar Sabu di Batang Kuis, Mamat Raup Keuntungan Rp300 Ribu

Selasa, 8 September 2026 - 12:51 WIB

SMAN 7 Medan Juara III Bola Tangan Putri, Kepsek Suyono Kita Tingkatkan Prestasi Tahun Depan

Selasa, 8 September 2026 - 12:46 WIB

SMAN 7 Medan Juara III Bola Tangan Putri, Kepsek Suyono Kita Tingkatkan Prestasi Tahun Depan

Selasa, 8 September 2026 - 08:29 WIB

Kapolres Batu Bara Berikan Penghargaan kepada 28 Personel Berprestasi

Selasa, 8 September 2026 - 07:54 WIB

Puskesmas Bukit Lawang dan Tim Gabungan Gerak Cepat Tangani Pasien Kritis di Sampe Raya

Selasa, 8 September 2026 - 01:28 WIB

PLT Bupati Langkat Tiorita Surbakti Pacu Langkat untuk Naik Kategori KLA

Selasa, 8 September 2026 - 01:13 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan di Langkat

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB