BIREUEN | Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan Yukai Prihatin Martin, mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan ( Fkip) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil menjadi pemenang Main Event Pertandingan Kick Boxing KX1 Se-Sumatera (Open) di Dumai, Riau, Minggu (27/9/2026).
Dalam laga tersebut Yukai menghadapi juara bertahan dari tuan rumah. Pertarungan berlangsung kompetitif hingga akhirnya Yukai berhasil keluar sebagai pemenang. Kemenangan tersebut sekaligus membuat sabuk juara berpindah tangan kepada Yukai Prihatin Martin.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, M.M. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yukai dalam mengembangkan dan mengasah kemampuan di bidang olahraga.
“Saya mengapresiasi Yukai yang terus mengembangkan dan mengasah kemampuannya. Selamat kepada Yukai atas prestasi yang telah diraih. Prestasi ini telah mengharumkan nama UNIKI dan Provinsi Aceh,” ujar Kamaruddin.
Menurutnya, prestasi mahasiswa di bidang nonakademik merupakan bagian penting dalam pengembangan potensi mahasiswa.

Kampus, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap mahasiswa yang aktif mengembangkan bakat dan kemampuannya melalui berbagai kompetisi.
Sementara itu, Yukai Prihatin Martin mengaku bersyukur atas prestasi yang berhasil diraihnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan seluruh civitas akademika UNIKI yang selama ini telah memberikan dukungan.
“Saya sangat bersyukur atas prestasi yang diraih. Terima kasih kepada orang tua dan seluruh civitas akademika Universitas Islam Kebangsaan Indonesia yang telah mendukung saya,” ungkap Yukai.
Prestasi di KX1 Se-Sumatera tersebut menambah catatan perjalanan Yukai dalam dunia olahraga tarung. Sebelumnya, ia juga baru saja mengikuti Kejuaraan Nasional Muaythai 2026 Indonesia Muaythai Championship 2026 yang berlangsung di Bekasi.

Rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses Yukai dalam mengembangkan kemampuan, pengalaman bertanding, serta mental kompetitif sebagai atlet sekaligus mahasiswa.
Bagi UNIKI, prestasi Yukai menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki ruang luas untuk berkembang tidak hanya melalui aktivitas akademik, tetapi juga melalui olahraga dan berbagai bidang prestasi lainnya.
Kemenangan Yukai sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa UNIKI yang mampu membawa nama kampus dan Aceh dalam berbagai kompetisi.
Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan potensi, dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

















































