Masyarakat Resah, Judi Tembak Ikan dan Bola Putar Diduga Beroperasi Mulus, Bawa-bawa Nama Oknum Petugas

Hyskia Satria Purba

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:58 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Medan-Teropongbarat. Com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keresahan masyarakat kian memuncak. Sejumlah lokasi judi tembak ikan dan mesin judi bola putar piala yang diduga dikelola ASEN dan Yanti disebut-sebut beroperasi tanpa hambatan, seolah kebal hukum.

 

Warga menilai praktik perjudian tersebut berjalan terang-terangan, bahkan nyaris tanpa rasa takut terhadap penindakan aparat.

 

Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat: mengapa aktivitas ilegal itu bisa berlangsung begitu mulus?

 

Menurut penuturan warga yang enggan disebutkan namanya, para pengelola mengklaim memiliki “bekingan” dan kerap menggunakan nama seorang oknum petugas berinisial Dedi S sebagai tameng untuk meredam keluhan maupun potensi razia.

 

“Kalau sudah sebut-sebut nama aparat, masyarakat jadi takut. Seolah hukum bisa dinegosiasikan,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

 

Praktik tersebut dinilai sangat mencederai rasa keadilan dan merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

 

Apalagi, dampak sosial perjudian sudah dirasakan langsung oleh warga sekitar, mulai dari keributan, ekonomi keluarga yang hancur, hingga meningkatnya keresahan lingkungan.

 

Masyarakat menegaskan, jika benar ada oknum aparat yang namanya dicatut atau justru terlibat, maka hal itu merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh ditoleransi.

 

Warga mendesak aparat penegak hukum dan pimpinan institusi terkait untuk turun langsung, menyelidiki, dan menindak tegas tanpa pandang bulu.

 

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk,” tegas warga lainnya.

 

Publik kini menunggu langkah konkret aparat: apakah keberanian akan ditunjukkan dengan penertiban nyata, atau justru pembiaran yang semakin memperkuat dugaan adanya permainan kotor di balik bisnis judi ilegal tersebut.

 

Jika aparat tetap diam, masyarakat menilai kepercayaan publik akan runtuh, dan isu ini dipastikan akan terus bergulir ke ruang publik yang lebih luas.

*(tim)*

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Gelar Halalbihalal, NasDem Sumut Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Langkat Raih Penghargaan Nasional: Sukses Susun Peta Jalan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Terancam Jerat Hukum, Nasabah Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Kendaraan
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:18 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Eddy Samrah Jadi Aspidum Kejati Aceh di tunjuk Jaksa Agung

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Kamis, 2 April 2026 - 14:07 WIB

Paska Hari Raya idul Fitri 2026 Bupati Agara, HM Salim Fakhry Tandatangani SK Plt Asisten III Setdakab.

Kamis, 2 April 2026 - 10:14 WIB

Polres Agara berhasil mengamankan Paruhbaya pengguna Sabu

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Berita Terbaru