Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:50 WIB

4045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Tengah, |  Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Sebaiknya Perintahkan Menteri Gubernur Bupati Walikota bersama TNI Poleri Beri Pemahaman Ke Masyarakat Andai Terjadi Perang Melebar Sebaiknya di Indonesia berjaga jaga terutama Yth Jendral Haji Prabowo Subianto ada baiknya memerintahkan menteri gubernur bupati Walikota TNI Polri di seluruh Indonesia agar mengadakan Edukasi bila perang di luar negeri meluas bagaimana cara penyelamatan diri terutama anak anak atau lansia dalam penyelamatan diri situasi perang meluas diluar negeri sebulan belakangan ini perlu diwaspadai pemerintah hendaknya juga tidak ada salahnya berjaga jaga senantiasa mempersiapkan persenjataan melengkapi alat pengamanan negara disemua link darat laut udara tidak salah berjaga jaga dari segala kemungkinan tidak akan sia-sia dia ada ruginya ‘, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di bilangan Cijantung Jakarta 2/6/2026 via telpon selulernya.

Edukasi untuk keluarga INDONESIA adalah hal penting yang tidak di boleh diremehkan menurut pemerhati masyarakat Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH.

Selalu terjadi dan menjadi krisis bila hal ini tidak dipersiapkan jauh jauh hari. Dimana dapat terlihat bahwa ada ratusan anak anak diwilayah perang selalu terlantar dan terancam atau kelaparan serta sakit. Begitu pula para lansia.
Maka kehadiran pemahaman dan edukasi di suasana konflik perang harus diberikan kepada masyarakat mahasiswa pelajar pemuda dan anak anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara yang mengalami perang hari ini adalah sebuah fakta bahwa untuk menjaga kedamaian dan ketentraman dan kebahagiaan masyarakatnya. Bila terancam negara tersebut maka langkah exstrem harus di lakukan negara itu untuk perang. Hal yang tidak bisa di hindari.

Masyarakat perkotaan dan perdesaan harus terlatih memahami sebuah situasi yang tidak terduga sehingga menjadi sebuah resiko bahaya. Maka mempersiapkan penanggulangan ancaman apapun dari perang antar negara harus selalu di laksanakan melalui edukasi.

Kehadiran Kopassus atau TNI untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat agar bisa menyelamatkan keluarga dan dirinya adalah hal utama.

Edukasi tersebut seperti membuat team kelompok yang menjaga masyarakat atau lansia dan anak anak yang rentan terancam atau sakit. Memilih wilayah yang mudah untuk berlindung serta terhindar dari pengawasan pihak yang memerangi.

Mempersiapkan perbekalan bila harus berpindah pindah sampai benar benar mendapatkan tempat aman untuk melindungi lansia dan anak anak. Wilayah yang mudah untuk mendapatkan air dan memasak serta membuat obat obatan.

Kopassus atau TNI adalah pakarnya yang bisa memberikan edukasi tersebut agar mengecilkan korban resiko di masyarakat. Maka ruang edukasi ini harus di bangun dan disiapkan karena ini adalah salah satu bentuk KETAHANAN NEGARA. Edukasi Menyeluruh baik di semua kelurahan Pedesaan dan perkampungan.

Prof Dr Sutan Nasomal berharap Ilmu dalam gerilya dan membaca peta atau kompas dan posisi menghindari wilayah perang sangat penting di ajarkan oleh TNI untuk masyarakat. Sehingga tidak banyak korban jiwa bila perang terjadi. Mengenalkan wilayah wilayah yang mudah di serang oleh pihak yang memerangi juga sangat penting. Dari 280 juta penduduk Indonesia adalah 30% anak anak (usia dibawah 15 tahun) dan 25 % lansia (usia diatas 58 tahun)

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media : Kesadaran Masyarakat di situasi perang harus di asah dan cakap bagi para pemuda. Melihat era saat ini perang selalu menggunakan tekhnologi yang handal dan wilayah penduduk sering menjadi sasaran.

Maka ini sifatnya urgent agar masyarakat mendapatkan edukasi yang matang dari Pemerintah bersama TNI. Dengan adanya edukasi tersebut sebagian dari masyarakat bisa membantu pekerjaan penyelamatan masyarakat dan mendukung TNI mengamankan wilayah Indonesia.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS. (*)

Berita Terkait

Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!!
Ubed Putra Asal Sampang Mengukir Sejarah dan Membanggakan Dunia Bulu Tangkis Indonesia 
Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan, SEMPU XXV-Q Ikuti Pelatihan Explosive Hazards Awareness
Pererat Persahabatan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Batalyon 3 RAMD Malaysia Sukses Gelar Patkor Seri I 2025
Mahasiswa Program Doktor KPI UINSU Ikuti ICAS 2025 di USM Penang Malaysia
Kedisiplinan Orang Jepang Patut Diteladani
Ketua Investigasi DPP TOPAN RI Perwakilan Rohil Bersama Puluhan Nelayan Tolak Keberadaan Teng Kerang
Wakil Indonesia, Clara Xintia, Masuk Final dan Jadi Top 10 di Asian Cup 2024

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:12 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:55 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:57 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:52 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:29 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:07 WIB

Dugaan Manipulasi Berkas Honor Parah Waktu Viral di Media Sosmed.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:15 WIB

IDI Aceh Tenggara dan Bapelkes Aceh Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter

Berita Terbaru