Melalui Press Release, Kapolres Bantaeng Ungkap Kasus Pembusuran

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Selasa, 12 September 2023 - 06:35 WIB

40501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT. CO, – Melalui Press Release yang dihadiri sejumlah awak media, Kepolisian Resort Bantaeng mengungkap kasus penganiayaan dengan menggunakan anak panah busur yang bertempat di Mapolres Bantaeng. Senin (11/9)

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara SH, S.I.K, M.Si yang memimpin press release mengungkapkan terkait kejadian pembusuran yang terjadi, pihaknya sudah mengamankan pelaku dari dua kasus yang kami tangani dengan lokasi di sepanjang jalan lingkar.

“ada dua titik kasus pembusuran yang pelakunya berhasil diringkus, “Pertama pada tanggal 23 Agustus 2033, sekira pukul 16.00 WITA, TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu,” dan kedua yang terjadi, pada tanggal 7 September 2023, sekira pukul 23.00 WITA, TKP di jalan lingkar, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, tidak jauh dari TKP pertama,” ungkap Kapolres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Tim Resmob polres Bantaeng telah melakukan serangkaian Proses penyelidikan dan berhasil mengamankan diduga pelaku Penganiayaan, jelasnya kepada sejumlah wartawan.

Adapun pelaku pembusuran tersebut, Kapolres Bantaeng menyebut OS (25) pekerjaan nelayan yang bersangkutan melakukan Penganiayaan dengan menggunakan anak Panah busur secara bersama-sama di Jl. Hasanuddin Kel. Bonto Atu Kec. Bissappu Kab. Bantaeng pada hari Rabu tanggal 23 Agustus 2023 sekitar pukul 16.50 Wita.

Dia menjelaskan kronologinya bermula korban sedang duduk di halte dekat Kolam Renang Kr. Pawiloi Be’lang bersama 3 orang temannya kemudian datang sekelompok pemuda yang tidak diketahui identitasnya mengendarai sepeda motor sebanyak kurang lebih 4 motor saling berboncengan langsung melakukan penganiayaan secara bersama – sama terhadap korban.

Atas kejadian tersebut korban mengalami 3 luka tusuk pada bagian belakang badan dan merasa keberatan sehingga melaporkan ke Polres Bantaeng guna dilakukan proses hukum.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan pelaku OS yang ditangkap di kp.tamalangnge kel.lembang kec.bantaeng kab.bantaeng oleh tim Resmob sempat melarikan diri itu kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan terduga pelaku dan selanjutnya pelaku dengan barang bukti anak panah busur, ketapel dan baju korban dibawah ke polres Bantaeng guna proses hukum lebih lanjut.

Dihadapan petugas, pelaku penangkapan pertama OS mengakui dirinya melakukan penganiayaan dengan cara menikam bagian belakang korban sebanyak 3x dan pelaku penangkapan kedua MZA mengakui bahwa benar dirinya melakukan penganiayaan dengan cara memukul bagian belakang korban.

Kedua pelaku tersebut mengakui bahwa dia melakukan penganiayaan bersama Lel. ALX, Lel.GL, Lel.ISR, dengan Lel. KK ke empat orang tersebut masih dalam proses pengejaran.

“ Untuk Motifnya dendam antar kelompok, jika kelompok yang lain diganggu maka akan saling membantu,” katanya.

Para tersangka pelaku pembusuran dikenakan pasal 80 jo 76 undang undang RI no 35 tahun 2014, perubahan atas undang-undang no 23 tahu. 2022, tentang perlindungan anak.

Mantan Kasatlantas Polrestabes Makassar ini juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pihaknya akan terus melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian dengan meningkatkan patroli di setiap tempat yang dianggap rawan berpotensi kejahatan. Dan ini akan kita lakukan terus sampai kabupaten Bantaeng betul-betul kondusif,” tutupnya. (Opick)

Berita Terkait

Malam Tak Menyurutkan Semangat, Personel Kodim 1410/Bantaeng Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung
Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Pemilihan Imam Kelurahan Bonto Manai
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:45 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:44 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:25 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Berita Terbaru