Musibah Tenggelam DI KAWASAN Embung Lodan, Seorang Pemancing Asal Blora Ditemukan Meninggal Dunia

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 00:41 WIB

4074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARANG // Teropongbarat.com Seorang pemancing asal Kabupaten Blora ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Lodan, Dukuh Banyu Urip, Desa Lodankulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, pada Minggu (08/03/2026) sore. Korban diketahui bernama Muhammad Albi Febriansyah (19), warga Desa Ngawen RT 05 RW 05, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Ia merupakan seorang pelajar SMK Kelas 3 di Jepon.Kronologi Kejadian Kapolsek Sarang AKP Yuli, S.M., S.H., M.H. melalui PS. Kanit Reskrim Aipda Arif S.H.S., S.H., M.H. menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula ketika korban bersama lima orang rekannya berangkat memancing dari Blora pada pukul 04.30 WIB. “Mereka tiba di Dukuh Banyu Urip sekitar pukul 07.00 WIB dan menitipkan kendaraan di warung milik warga sebelum berjalan kaki menuju Embung Lodan yang berjarak sekitar 300 meter,” ujar Aipda Arif.

Di lokasi embung, keenam orang tersebut memancing dengan posisi terpisah. Korban bersama dua rekannya, Feri dan Dika, memancing di satu titik. Sekitar pukul 13.00 WIB, Feri dan Dika pindah mencari spot lain yang berjarak sekitar 150 meter dari korban.

“Korban terakhir kali terlihat sekitar jam 14.00 WIB. Saat itu, rekannya sempat menanyakan keberadaan korban namun tidak ada yang mengetahui secara pasti,” tambahnya. Korban mulai tidak kembali ke warung tempat penitipan kendaraan hingga pukul 16.30 WIB. Hal ini membuat teman-temannya curiga dan bersama warga setempat melakukan pencarian ke lokasi embung.“Sekitar pukul 17.30 WIB, saksi Muklisin yang hendak mencari di lokasi terakhir korban memancing justru melihat korban sudah berada di dalam air dalam kondisi telungkup pada kedalaman sekitar 1 meter. Korban segera dievakuasi namun sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh kaku,” jelas Aipda Arif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“saat teman ya pada bingung karna korban nggak balik balik  Minta bantuan kesaya.. Saat lokasi saya tlusuri korban keadaan telungkep didasar ” Ungkap muhlisin ke awak media radar cnn

Petugas medis dari Puskesmas Sarang 1, dr. Nada Agustina yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda-tanda kematian akibat tenggelam, antara lain tangan kanan dan kedua kaki dalam keadaan kaku (rigor mortis), terdapat lebam mayat (livor mortis) di punggung, serta perut kembung berisi air. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan fisik, dokter menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat tenggelam dengan perkiraan waktu kematian kurang dari 6 jam sebelum ditemukan,” terang Aipda Arif.

Personel Polsek Sarang yang tiba di lokasi segera melakukan serangkaian tindakan, antara lain:· Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP)

· Meminta keterangan para saksi

· Mendokumentasikan kejadian

· Mengevakuasi korban dan memfasilitasi pemeriksaan visum luar

· Membuat Berita Acara Penyerahan Jenazah

Jenazah korban selanjutnya diantar ke rumah duka di Desa Ngawen, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora menggunakan ambulans PMI Rembang dengan nomor polisi K 8758 AD. Pihak keluarga telah menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Kapolsek Sarang AKP Yuli, S.M., S.H., M.H. mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemancing, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak memancing atau beraktivitas di sekitar embung, sungai, maupun laut agar selalu memperhatikan keselamatan. Jangan memancing sendirian di lokasi yang sepi, perhatikan kondisi cuaca, dan jika memungkinkan gunakan alat keselamatan seperti pelampung,” imbau AKP Yuli.

Ia juga menambahkan agar warga setempat lebih proaktif memberikan peringatan kepada pendatang yang akan beraktivitas di lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan.

Datang juga petugas dari BONG LODAN MEMBERIKAN KETERANGAN

“Kami sudah menghibau bagi para pemancing ,sering memberikan peringatan dan juga sudah sudah banyak papan peringatan disekitar area bong lodan, tapi kejadian pemancing ini jauh dari lokasi bendungan,

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tutup didik

Redaksi//

Teropongbarat.com 

(zainuri)

Berita Terkait

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 
Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on
Polres Binjai Tangkap Tiga Terduga Pengedar Narkoba,Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Disita
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  
‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian
Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:07 WIB

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Sabtu, 5 September 2026 - 08:27 WIB

Babinsa Koramil 05 DM Laksanakan Komsos di Desa Blang Baro

Sabtu, 5 September 2026 - 08:23 WIB

Jaga Hubungan Baik, Babinsa Koramil 04 Beutong Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:20 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Hadiri Kegiatan Musrenbang Di Desa Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:16 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Bantu Petani Rawat Tanaman Sayur, Dorong Ketahanan Pangan Desa

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Berita Terbaru